Ilustrasi banjir yang menggenangi Jakarta.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM).

Jakarta
- Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Jakarta.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Pondok Pesantren Attahiriyah yang berlokasi di Jalan Kyai Haji Abdullah Syafi'ie, serta di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (22/1).

Bantuan berupa sembako seperti beras, gula, biskuit itu, diberikan langsung oleh Direktur Utama LPDB KUMKM, Kemas Danial.

Untuk diketahui, Pondok Pesantren Attahiriyah sendiri menjadi salah satu tempat pengungsian bagi korban banjir untuk wilayah Kampung Melayu dan Tebet.

Jumlah pengungsi banjir di sini terdiri dari 400 kepala keluarga (KK) dengan jumlah sekitar 2.000 orang. Sedangkan untuk wilayah Kelurahan Bukit Duri, pengungsinya juga berjumlah 400 KK.

Bantuan kali ini sendiri diberikan dalam bentuk sembako, untuk total 800 KK pengungsi. Sementara itu, rasa keprihatinan terhadap korban banjir juga datang dari para karyawan LPDB KUMKM, yang turut serta membantu untuk meringankan beban korban.

Beberapa karyawan LPDB KUMKM sendiri juga ada yang turut menjadi korban banjir, serta tak ketinggalan mendapat perhatian dari LPDB KUMKM untuk diberikan bantuan.

Selain sebagai penyalur dana bergulir untuk koperasi dan UKM, LPDB KUMKM juga senantiasa memiliki rasa kepedulian besar terhadap musibah yang terjadi. Lembaga ini merupakan satuan kerja dari Badan Layanan Umum Kementerian KUKM, yang berdiri berdasarkan asas sosial.

Penulis: