Suasana rumah yang menempati bantaran kali Ciliwung yang rencananya akan direlokasi, Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum akan mulai merevitalisasi total Kali Ciliwung sehingga warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung akan direlokasi ke rumah-rumah susun 31/12/11).  FOTO ANTARA/M Agung Rajasa.
Pascabanjir yang mendera sejumlah besar kawasan di Jakarta, Pemerintah menyatakan akan segera menjalankan program normalisasi sungai-sungai di Jakarta.

Jakarta -
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menjelaskan, proyek normalisasi sungai-sungai di Jakarta sudah diprogramkan sebelumnya, namun proyek tersebut belum selesai dilakukan, termasuk normalisasi Kali Ciliwung.

"Jadi sekarang, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan Kali Sunter, sudah kita normalisir. Tapi dalam kontrak sekarang belum selesai, nanti seterusnya ada bagian juga (yang) akan menormalisir Kali Ciliwung," ujar Djoko di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1).

Lebih lanjut, Djoko menjelaskan, untuk normalisasi Kali Ciliwung, perlu memindahkan masyarakat yang bermukim di bantaran kali. Pihaknya akan mendahulukan yang mudah dipindahkan, sambil menunggu pembebasan tanah dan pemindahan masyarakat penghuni bantaran kali dilakukan sepenuhnya.

Di samping itu, menurut Djoko, pemerintah punya program untuk mengalirkan sebagian Kali Ciliwung masuk ke Kanal Banjir Timur (KBT), yang akan dimulai pada tahun ini. Djoko juga memastikan pihaknya akan membangun waduk yang ada di Ciawi, meskipun dampaknya terhadap pengurangan banjir dinilai tidak signifikan.

"Waduk di Ciawi untungnya untuk konservasi lahan di sana baik, dan kita punya air baku buat minum. Nanti lelangnya baru mulai 2014," katanya.

Penulis: /WEB