Lelaki bersepeda.
Olahraga berlebihan bisa menurunkan level testosteron lelaki.

Menjaga tubuh tetap sehat, bugar, dan segar adalah faktor penting untuk memaksimalkan kemungkinan mendapatkan keturunan, baik pada lelaki maupun perempuan. Tubuh sehat bisa didapat dengan rutin berolahraga. Tetapi, penting diketahui, olahraga berlebihan  berisiko mengakibatkan ketidaksuburan pada lelaki.

Sekitar 30-40 persen lelaki akan mengalami impotensi, demikian kata Christina Spaccavento, CEO dari Impotence Australia, konselor hubungan dan terapis seks. Menurut Spaccavento, impotensi bisa terjadi akibat masalah medis, psikologis, maupun emosional. Bisa pula terjadi secara permanen maupun insidental.

Satu hal menarik yang dikemukakan Spaccavento adalah, berolahraga secara berlebihan ternyata bisa memengaruhi kesuburan alami tubuh. Menurutnya, olahraga secara berlebihan bisa menurunkan level testosteron lelaki.

"Ada bukti riset yang mengatakan, latihan fisik untuk daya tahan yang terlalu keras bisa memengaruhi profil hormon reproduksi lelaki, khususnya, mengurangi level testosteron," jelas Mike Bowen, ginekolog dari Saxon Clinic.

Bersepeda terlalu keras juga menyimpan risiko berbahaya, karena bisa menyebabkan impotensi, demikian kata Vinod Nargund, ahli bedah urolog di St Bartholomew dan Homerton Hospital di London, Inggris.

Hal ini terjadi karena tekanan yang berlangsung lama dan berulang di area perineum, area kulit di belakang skrotum, di sinilah letak saraf dan pembuluh darah memasuki penis.

Disarankan Nargund, hindari olahraga berlebihan, terutama bila bersepeda. Gunakan sadel yang lebih lembut dan sesering mungkin mengayuh sambil berdiri.

"Studi terhadap para relawan telah menunjukkan, bersepeda dengan pose berdiri tidak memengaruhi suplai darah. Penting untuk beristirahat sesekali saat bersepeda dalam waktu lama," imbuh Nargund.

Penulis: /WEB