Ilustraasi
Polisi mengungkap kasus peledakan bom di rumah warga Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dua warga terluka.

Setelah diusut motif insiden tersebut adalah dendam antara mantan menantu dan mertua.

"Hari ini, Senin (12/3), pukul 06.00 WITA telah ditangkap pelaku bernama  M Daeng M, 29, beralamat di Takalar. Pelaku tertangkap dengan bahan peledak yang identik dengan bom yang meledak di kedua tempat itu," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution, Senin, (12/3).

Ledakan pertama di rumah salah seorang warga bernama Syafaruddin Daeng Gassing, 50, mengakibatkan rumah nelayan itu rusak.

Ledakan kedua terjadi di halaman rumah Jama Daeng Mangung, meski ledakan cukup besar namun tidak menimbulkan korban jiwa. Dua ledakan itu terjadi Minggu (11/3).

Bom itu berjenis bom ikan yang dirakit dalam kemasan dua botol air mineral dan satu botol kratingdaeng.

"Tersangka juga mengakui peledakan di tempat Syafaruddin dilakukan pelaku karena dendam pribadi yang merupakan mantan mertuanya. Kasusnya ditangani Polres Takalar," urai Saud.

Warga yang terluka adalah Daeng Nurung, 40, dan Ansyar, 21, yang menderita bakar di sekujur tubuh.

Korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pajonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar.

Penulis: