Variasi Musik Imela Kei di Album "White Lilies"

Variasi Musik Imela Kei di Album
Imela Kei. ( Foto: Istimewa )
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 08:44 WIB
Materi-materi lagu album solo perdananya itu, sempat diajukan untuk dibawakan oleh Ten to Five, tapi ditolak label.

Setelah besar namanya lewat grup band Ten to Five, Imela Kei atau yang kerap disapa Imel, akhirnya memberanikan diri untuk memproduksi album solonya yang diberi judul "White Lilies". Rilis pada 1 Desember 2011 silam, album solo perdana Imel tersebut dibantu oleh para musisi independen dalam produksi pembuatan materi-materinya.

"Di album ini gue kolaborasi dengan tujuh band indie, seperti Amanda and Friends, Dzeek, Anugrah Aditya, Mike's Apartment, Noctturno, Mass Romantic, dan Trees and The Wild," kata Imela, saat ditemui di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jumat (10/8) malam.

Berisikan tujuh lagu dengan warna musik dan musisi pengiring yang berbeda-beda, Imel beralasan bahwa dipilihnya jumlah tersebut karena angka 7 adalah angka keberuntungannya. "Kedua, dari semua band yang udah gue seleksi, band-band ini adalah orang-orang yang gue kagumi karyanya," jelas Imel.

Diakui oleh perempuan yang bernama lengkap Imela Sari ini, bahwa proses pengerjaan album solonya diketahui dengan baik oleh para personil Ten to Five lainnya. Bahkan materi-materi lagu yang ada pada album perdananya itu sempat ia ajukan dan dibawakan oleh Ten to Five.

"Tapi kemudian materi-materi itu ditolak sama label semua saat itu. Selain itu juga, soul-nya nggak dapet kalau dibawain sama Ten to five," tuturnya.

Lewat kolaborasinya dengan musisi-musisi lintas genre tersebut, Imel coba menawarkan kepada para pendengarnya variasi musik di albumnya itu. "Nggak bakalan harus milih-milih. Terserah mendengarkan genre macam-macam, seperti jazz, 90's rock, earth song, R&B, atau hip hop," ujarnya.
CLOSE