Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, pembahasan mengenai uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya kuliah tunggal (BKT) diperkirakan selesai pada akhir Maret ini.

"Minggu depan dimatangkan, dan diperkirakan rampung pada Maret," kata M Nuh di Jakarta, Jumat (15/3) malam.

Dengan demikian, menurut Nuh pula, diharapkan pada Mei mendatang, calon mahasiswa sudah bisa mengetahui berapa biaya kuliah yang harus dikeluarkan. "Nanti juga akan dilakukan simulasi untuk memantapkan," tukasnya.

Nuh menambahkan, penerapan UKT dan BKT itu termasuk dalam bagian transparansi. Artinya, calon mahasiswa sejak awal bisa mengetahui kualitas institusi, prodi, hingga pembiayaannya.

"Ini merupakan bagian dari transparansi dan harus diumumkan. Jangan sampai mahasiswa tersebut terjebak ketika masuk kuliah. Uang kuliah cuma Rp1 juta, namun uang pembangunannya mencapai Rp10 juta," kata mantan Rektor ITS itu.

Sebelumnya, Dirjen Dikti Kemdikbud Djoko Santoso mengatakan, penerapan UKT yang ditetapkan adalah yang paling tinggi.

"Misalnya, ITB menetapkan UKT sebesar Rp10 juta. Bukan berarti uang kuliahnya untuk semuanya Rp10 juta. Tapi, itu mulai dari nol hingga Rp10 juta," jelas Djoko.

Penulis:

Sumber:Antara