Ilustrasi demonstrasi mahasiswa menentang pemerintah.

Jakarta - Menanggapi salah satu topik pembicaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan para pemimpin redaksi Jumat (15/3) mengenai isu gerakan menjatuhkan pemerintahan pada 25 Maret 2013, Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) di DPR Nurhayati Assegaf mengatakan, pihaknya tetap mengawal pemerintahan.

"Tentu selaku pimpinan fraksi, tugas kami adalah mendukung dan mengawal program pemerintah hingga selesai. Artinya kita lihat apa yang dilaksanakan SBY sudah on the track. Pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bagus. Tolak ukur itu ada dan dirasakan rakyat," kata Nurhayati di Jakarta, Minggu (17/3).

Karena itu, menurut Nurhayati sangat tidak logis jika ada kelompok yang ingin menggulingkan pemerintahan. Menurutnya, dunia internasional mengapresiasi Indonesia yang bisa bertahan di tengah krisis moneter negara Eropa dan Amerika.

"Sangat tidak logis kalau di saat ini berpikir menggulingkan pemerintahan. Karena tidak ada dasarnya. Keberhasilan Indonesia diakui negara luar. Apresiasi negara-negara di dunia merupakan salah satu tolak ukur pemerintahan SBY-Boediono," tegas Wasekjen PD ini.

Dia berharap kelompok-kelompok yang berkeinginan menggulingkan pemerintahan agar lebih memperhatikan rakyat. "Upaya merongrong pemerintah sebaiknya dihentikan. Jangan berpikir untuk diri dan kelompok sendiri. Kita semua harus pikirkan nasib bangsa, negara, serta rakyat," harapnya.

Dia setuju adanya tradisi kenegaraan yang baik, yakni serah terima jabatan kepresidenan. Dikatakan, serah terima jabatan presiden pada 2014 mendatang harus berjalan lancar. "Harus lancar. Kita harus berpikir negarawan. Apalagi kita punya budaya santun, pluralisme, dan bertoleransi," katanya.

Dia menambahkan, budaya tersebut harus dipertahankan. "Budaya yang sudah ada jangan malah dirusak. Sistem demokrasi harus dijaga bersama. Kita kan sepakat pemilihan presiden lima tahun sekali, maka mari kita dukung presiden sampai masa jabatannya berakhir," tegas anggota Komisi I DPR ini.

Suara Pembaruan

Penulis: C-6/NAD

Sumber:Suara Pembaruan