Anggota KPPS di TPS 16 Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, NTT, saat proses penghitungan hasil pilkada.

Kupang - Hasil penghitungan sementara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, untuk sementara dihentikan dan akan dibuka kembali pada Rabu (27/3) depan, bertepatan dengan rapat pleno.

Ketua KPU NTT, Johanes Depa, kepada media ini di Kantor KPU, Jalan Polisi Militer, Kupang, mengatakan bahwa penyampaian penghitungan suara secara terbuka kepada masyarakat untuk sementara memang dihentikan. "Kami akan menyampaikan penayangan secara terbuka pada tanggal 27 Maret 2013, bersamaan dengan rapat pleno di KPU NTT," katanya.

Sejauh ini, untuk sementara pasangan Frans Lebu Raya-Benediktus A Litelnoni atau paket "Frenly" terus memimpin, dengan perolehan suara 541.252 atau 30,48%. Sedangkan pasangan Esthon L Foenay-Paul Talo kembali menempati urutan kedua, meninggalkan paket "Tunas" dengan jumlah suara sebagai berikut 437.332 atau 24,63%.

Berikutnya, hasil sementara disusul paket "Tunas" di urutan ketiga, dengan jumlah suara sebanyak 413.110 atau 23,27%. Sedangkan pasangan Cristian Rotok-Abraham Paul Liyanto atau paket "Cristal" mendapatkan 208.600 suara atau 11,75%. Terakhir adalah pasangan paket "BKH-Nope" yang mendapat suara sebanyak 175.366 atau 9,88%.

Jumlah suara yang masuk di KPU NTT hingga pukul 13.00 Wita hari ini sendiri disebutkan mencapai sebanyak 1.775.660 atau 58,66%, dengan total DPT 3.027,283. Johanes pun mengatakan bahwa penyampaian secara terbuka sejak dua hari terakhir ini ditujukan agar masyarakat bisa mengetahui perolehan suara Pilgub NTT.

"Kami di KPU bekerja secara profesional untuk Pemilukada NTT, sehingga akan mendapat hasil yang akurat sesuai yang diharapkan masyarakat NTT," jelasnya, sambil menambahkan bahwa rasa ingin tahu masyarakat NTT sangat tinggi terhadap pilkada di daerahnya ini.

 

Suara Pembaruan

Penulis: YOS

Sumber:Suara Pembaruan