RI Bisa Jadi Role Model Muslim Garis Tengah di Dunia

Din Syamsuddin (Antara)

Oleh: / WBP | Minggu, 24 Maret 2013 | 10:22 WIB

London - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan Indonesia sebagai negara muslim demokrat terbesar di dunia dan ajaran moderat yang kuat berpotensi untuk menjadi "role model" negara muslilm garis tengah bagi negara-negara demokrat lainnya.

Hal itu dikatakan Din saat bertemu Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di London, Novian Herbowo di Ruang Crutacala, KBRI London di London, Minggu (24/3).

"Inter-Religion Council of Indonesia (IRC) merupakan contoh gerakan garis tengah yang dimaksud, namun tidak bisa dipungkiri bahwa konflik-konflik yang terjadi di Indonesia termasuk perseturuan antaragama merupakan masalah yang masih harus ditanggapi secara kritis," ujar Din.

Dalam ceramah yang sangat inspiratif, Din Syamsuddin mengingatkan masyarakat Indonesia di London untuk hidup di bawah etika keberagamaan, multikulturalisme dan ajaran Pancasila.

"Pemimpin dari berbagai latar belakang harus membentuk sebuah koalisi agar dapat menjaga perdamaian masyarakat Indonesia," kata tokoh yang pernah menjabat Dirjen Binapenta Departemen Tenaga Kerja RI dan Ketua Litbang Golongan Karya itu.

Pada sesi tanya-jawab para peserta ikut berdiskusi dengan mantan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia, walaupun isu-isu yang dibicarakan cukup berat, suasana santai dan ramah terus terasa selama acara berlangsung.

Novian Herbowo selaku ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di London menyebutkan kesempatan untuk bertemu dengan Prof Din Syamsuddin merupakan pengalaman yang menarik dan sangat berharga.

Dalam acara pertemuan itu tidak hanya dihadiri mahasiswa Indonesia, tetapi juga berbagai kelompok masyarakat Indonesia di London.

"Selain memberi sarana untuk bersilahturahmi, pertemuan dengan Din Syamsuddin mampu meningkatkan jiwa nasionalisme kami," ujar Novian Herbowo.


Sumber: Antara
ARTIKEL TERKAIT