Ilustrasi pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Jakarta -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi untuk cepat menangani aksi pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di sejumlah wilayah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

“Cepat ditangani, jangan sampai dibawa kesana-kemari, apalagi dipengaruhi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Presiden SBY saat memimpin rapat terbatas bidang Polhukam di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/4).

Presiden mengatakan, pengibaran bendera GAM dapat mengancam keutuhan perjanjian damai yang telah ditandangani Pemerintah RI dan GAM di Helsinki, pada 2005.

“Cepat ditangani kalau tidak, apa yang telah diusahakan bisa mundur,” katanya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, pengibaran bendera GAM di juga melanggar peraturan dan kesepakatan internasional.

Berdasarkan Qonun atau Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2013 tentang Penggunaan Bendera dan Lambang Provinsi, Pemerintah Provinsi NAD telah mengesahkan penggunaan bendera GAM sebagai bendera resmi provinsi itu.

Investor Daily

Penulis: Nov/WBP

Sumber:Investor Daily