Pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat Hanura Wiranto di kantor DPP Partai Hanura di Jakarta.

Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menyatakan pihaknya berencana mengirim sejumlah Pemuda Hanura ke Korea Selatan guna mempelajari semangat bangsa Korea Selatan dalam membangun, sehingga kini menjadi salah satu negara yang sangat diperhitungkan di dunia.

"Bangsa Korea Selatan memiliki etos kerja yang kuat, yang merupakan hasil dari nation and character building. Dari fakta inilah, ke depannya saya berencana mengirimkan sejumlah pemuda Partai Hanura untuk menimba ilmu ke Korea Selatan,” kata Wiranto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/4).

Hal itu dia katakan seusai menerima Duta Besar (Dubes) Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Yeong Seon, di kantor DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat.

Wiranto menjelaskan, dirinya memang selalu mencermati potensi suatu bangsa sehingga mampu menjadi bangsa besar. Dan kesimpulannya, suatu bangsa bisa menjadi besar bila memiliki harga diri dan bangga menggunakan seluruh sumber daya nasionalnya.

“Saya melihat itu ada di bangsa Korea Selatan. Sehingga sangat bagus jika Partai Hanura mengirimkan para pemuda untuk belajar soal semangat dari bangsa Korea Selatan ini,” kata Wiranto.

Pertemuan dengan Dubes Korea Selatan itu sendiri adalah pertemuan untuk kesekian kalinya antara Wiranto dengan Dubes negara sahabat. Sebelumnya Wiranto bersama para petinggi Partai Hanura bertemu dengan Dubes Singapura, Pakistan , Irak dan Inggris.

Di dalam pertemuan dengan Dubes Korsel, Wiranto mengatakan dirinya menjelaskan tentang berbagai persoalan terkini di tanah air, baik ekonomi terutamanya dunia politik.

Wiranto juga menjelaskan kepada Kim tentang Partai Hanura yang memiliki kekhasan yaitu kekuatan hati nurani sebagai sebuah kesadaran dan basis perjuangan ideologi partai. Kekuatan inilah yang menjadi modal untuk kompetisi di Pemilu 2014.

Dia menegaskan Hanura adalah partai yang dibentuk atas keprihatinan terhadap kondisi perpolitikan yang dihadapi Indonesia.

"Hal ini sudah dibuktikan melalui hampir seribu orang kader Partai Hanura di legislatif seluruh Indonesia yang tidak tersangkut kasus korupsi," ujar Wiranto.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/YUD