Dua anggota komisioner Komisi Pemiilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay (kiri) dan Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjadi narasumber saat sosialisasi dan curah pendapat seputar kebijakan KPU di Gedung KPU, Jakarta.

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran daftar calon legislatif sementara (DCS) per hari ini. Sejumlah parpol pun sedang memfinalisasi calonnya untuk segera disampaikan ke KPU.

"Partai Hanura saat ini tengah melakukan penggodokan bacaleg yang akan masuk tahap akhir untuk dikerucutkan dari 1600-an bakal caleg menjadi 560," kata Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin di Jakarta, Selasa (9/4).

Dia mengakui hal tersebut adalah hal berat yang harus diputuskan demi partai bisa mengambil yang terbaik diantara yang baik. Hanura berharap ke-560 caleg DPR yang akan diajukan ke KPU adalah sosok yang memenuhi tim terbaik berlaga di pemilu legeslatif 2014.

"Karena harapan kita adalah bagaimana Hanura dapat mencapai double digit di pemilu 2014," tuturnya, sembari memastikan Hanura bisa memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan di daftar calegnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan pihaknya makin optimis dalam menghadapi pemilu mendatang. Target Gerindra sendiri tak main-main, yakni mampu memperoleh 20 persen suara di pemilu legislatif.

"Target kami, selain memenangkan presiden, juga Gerindra bisa meraih minimal 20 persen kursi DPR," kata Fadli Zon.

Untuk mencapai hal itu dia menyebut ada enam modal Gerindra untuk bisa menang. Pertama, Gerindra punya ideologi yang jelas yaitu kebangsaan, kerakyatan dan relijius. Kedua, punya Manifesto Perjuangan dan Program Aksi yg nyata dan terukur. Ketiga, ada kandidat capres terkuat yaitu Prabowo Subianto. Keempat, infrastruktur makin kuat dari pusat hingga ranting. Punya DPR-DPRD, gubernur, wakil gubernur hingga bupati walikota. Kelima, masih punya waktu untuk konsolidasi.

"Dan keenam, momentum politik. Partai relatif bersih, solid dan kader-kader semangat. Keenam modal inilah yang membuat kami yakin bisa memenangkan pemilu 2014," tandas Fadli.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho