Suasana penghitungan suara dalam pilkada NTT di Kupang, Senin (18/3)

Kupang - Gugatan pasangan pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibrahim Agustinus Medah-Emanuel Melkiades Laka Lena, atau biasa disebut paket Tunas, akan dilaksanakan di Mahkamah Konstitusi (MK) minggu depan.

"Mahkamah Konstitusi atau MK akan menyelenggarakan sidang pada 16 April 2013 mendatang. KPU NTT juga telah menyiapakan dua orang pengacara. Pada prinsipnya KPU NTT sudah siap menghadapi gugatan paket Tunas tersebut," kata juru bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT Djidon de Haan, Kamis (11/4).

Djidon de Haan mengatakan KPU NTT sudah mendapat informasi dari MK terkait jadwal sidang itu dan akan hadir sesuai dijadwal yang telah ditentukan oleh MK.

“Pada prinsipnya KPU NTT sudah siap menghadapi gugatan Pasangan Tunas. Kami juga sudah menunjuk dua kuasa hukum yakni Mell Ndaomanu dan Yanto P.Ekon," kata Djidon de Haan.

Materi gugatan yang diajukan Pasangan TUNAS diantaranya dugaan penggelembungan suara di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk pasangan Esthon L. Foenay-Paul Edumundus Tallo dan pembagian sembako oleh pasangan Esthon - Paul dan Frans Lebu Raya - Benny Litelnony (Frenly) di daerah itu sebelum hari pelaksanaan Pilgub NTT.

Selain itu, keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov NTT dan beberapa kepala daerah untuk mendukung dan mengkampanyekan pasangan Esthon-Paul dan Frenly.

Tidak diundangnya saksi Pasangan Tunas saat rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK di beberapa kecamatan di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Lembata juga akan dipertanyakan, termasuk soal keberatan atas berkas berita acara rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilgub NTT pada 27 Maret 2013 lalu.

"Pelanggaran-pelanggaran tersebut dianggap dilakukan secara terstruktur, sistematis sehingga menguntungkan pasangan Esthon-Paul dan Frenly," tambahnya.

Kuasa hukum paket Tunas, Samsudin, menyatakan siap mengikuti semua tahapan persidangan yang dijadwalkan oleh MK.

Ditanya soal materi gugatan dan saksi-saksi, Samsudin mengatakan semua materi gugatan berikut bukti dan saksi-saksi sudah disiapkan secara matang.

“Paket TUNAS optimis bahwa MK akan mengabulkan gugatan yang disampaikan karena berbagai kecurangan dalam Pilkada Gubernur NTT 18 Maret 2013 lalu sudah kita siapkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan Tunas yang diusung Partai Golkar pekan lalu resmi menggugat KPU NTT ke MK.

Wakil ketua tim pemenangan pasangan Tunas, Anwar Pua Geno, mengatakan pasangan Tunas belum menerima hasil rekapitulasi dalam pleno yang digelar KPU NTT dengan tidak menandatangani berita acara rekapitulasi itu.

Hal itu disebabkan ada beberapa indikasi atau masalah dengan dalam pilgub NTT yang belum terselesaikan.

Menurutnya, permasalahan itu secara langsung atau tidak sangat berpengaruh pada suara pasangan Tunas. Apalagi, perebedaan suara sangat tipis antara Tunas dan Esthon- Paul.

"Pasangan Tunas akan terus berjuang sampai ada putusan hukum tetap,” kata Anwar Pua.

 

Suara Pembaruan

Penulis: YOS/FEB

Sumber:Suara Pembaruan