Ilustrasi ujian nasional

Kupang - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Nusa Tenggara Timur (NTT), Klemens Meba, mengatakan, ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) di NTT ditunda hingga Jumat (19/4) pekan depan akibat keterlambatan percetekaan dan transportasi.

Adapun UN untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetap dilaksanakan pada Senin, (15/4).

"Semoga Minggu besok semua naskah ujian SMA bisa tiba di NTT sehingga pada tanggal 19 April UN dapat berjalan dengan baik," kata Klemens Meba kepada media ini di Kupang, Sabtu (13/4) sore.

Klemens menambahkan, keterlambatan ini tidak mempengaruhi proses UN di NTT. Bahkan perusahaan yang melaksakan pekerjaan PT Ghalia di Jakarta sudah siap mensuplai dengan menggunakan pesawat. "Sehingga Minggu (14/4) semua naskah sudah ada di NTT," tambah Klemen.

Klemens, mengatakan, sejumlah tujuan pengiriman naskah UN melalui pesawat terbang adalah untuk Pulau Sumba di dua titik yaitu Sumba Timur meliputi Kabupaten Sumba Timur, Sumba Kabupaten Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba barat.

Adapun Labuan Bajo meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur dan Ngada. Titik ketiga Ende meliputi, Kabupaten Ende dan kabupaten Nagekeo.

Untuk Maumere meliputi Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.

"Untuk Kupang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Alor, Rote Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua," kata Klemens

Berdasarkan informasi, siang tadi belum semua kabupaten menerima naskah UN untuk SMK seperti Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao. Sedangan naskah ujian sekolah yang dikerjakan di Kupang saat ini sudah tiba di kabupaten masing-masing.

Ketua Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) NTT, Mikael Betti mempertayakan kinerja perusahaan percetakan sehingga terlambat tidak sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Mikael meminta agar UN tahun ajaran 2014 semua naskah UN untuk SMA dan SMK dikerjakan di Kupang, seperti sediakala. Sebab keterlambatan pengiriman Naskah UN akan mempengaruhi tingkat kelulusan di NTT.

Sebelumnya naskah UN di kerjakan di Kupang. Adapun pengamanannya dlakukan oleh Polda NTT.

Suara Pembaruan

Penulis: YOS/WBP

Sumber:Suara Pembaruan