Jakarta - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menjadi inspektur upacara pada Pembukaan Latihan Gabungan (Latgab) TNI Tingkat Divisi tahun 2013 di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Pembukaan dimulai pukul 09.00 WIB di Lanud Halim Perdana Kusuma. Turut Hadir Kasal Laksamana TNI Marsetyo, Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia dan pejabatan teras Mabes TNI serta angkatan.

"Latgab TNI Tingkat Divisi Tahun 2013 mengambil tema 'Latihan Gabungan TNI Tahun 2013 adalah Komando Gabungan TNI melaksanakan kampanye militer di wilayah Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka Menegakkan Kedaualatan serta Keutuhan NKRI'. Ini merupakan latihan puncak yang dilaksanakan TNI sebagai tindak lanjut latihan secara terencana, terpadu, bertingkat, dan berlanjut masing-masing matra serta latihan TNI Tingkat Brigade yang telah dilaksanakan 2012 lalu," ungkap Kadispenum Puspen TNI, Minulyo Suprapto, di Jakarta, Senin (15/4).

Tujuan Latgab ini selain untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI dalam melaksanakan operasi militer gabungan, juga untuk meningkatkan dan menguji kemampuan prajurit dan satuan TNI dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan mekanisme operasi gabungan secara tepat guna dan berhasil dalam rangka menghadapi kemungkinan kontinjensi yang diperkirakan akan terjadi. Latihan ini juga sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban TNI terhadap rakyat dan bangsa Indonesia.

Adapun sasaran umum pelaksanaan Latgab TNI meliputi aspek strategis yaitu terwujudnya konsep strategis penangkalan dan penindakan dalam strata strategi militer untuk memenangkan peran terhadap niat negara tertentu yang ingin mengganggu kedaulatan dan keutuhan nasional. Sedangkan aspek operasional, yaitu meningkatkan kemampuan, baik per orangan maupun satuan yang tergabung dalam komando gabungan TNI untuk mengaplikasikan, menerapkan doktrin kampanye militer, doktrin operasi gabungan dan doktrin operasi masing-masing angkatan dalam rangka menyusun rencana kampanye serta rencana operasi yang diperkirakan akan terjadi.

Menyangkut aspek taktis, teknis, dan prosedur yaitu meningkatkan kemampuan per orangan maupun satuan-satuan manuver untuk mengaplikasikan dan menerapkan petunjuk lapangan dan petunjuk teknis dalam menyusun rencana operasi berdasarkan rencana kontinjensi yang diperkirakan akan terjadi. Adapun untuk aspek psikologis yaitu terciptanya hubungan emosional dan saling pengertian antarprajurit dan berbagai unsur, solidaritas, semangat kemauan, dan kebanggaan prajurit TNI.

Materi latihan yang ingin dikembangkan adalah proses dan mekanisme pengambilan keputusan militer, proses dan mekanisme pengecekan, gelar dan latihan pendahuluan serta komando pengendalian kampanye militer dan operasi militer gabungan TNI.

Sedangkan metode latihan menggunakan metode latihan menggunakan latihan Posko yang dilaksanakan di Malo Divisi I/Kostrad Cilodong mulai 9 hingga 19 April 2013 dan latihan lapangan di wilayah Kalimantan Timur dan Bima NTB mulai tanggal 6 hingga 29 Mei 2013. Sedangkan latihan pendahuluan akan dihadiri dan disaksikan secara langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Asembagus Jawa Timur pada 4 hingga 5 Mei 2013.

Latgab TNI Tingkat Divisi ini sekaligus sebagai kampanye militer yang di dalamnya terdapat operasi dukungan udara, intelijen taktis, operasi pasukan khusus, operasi perebutan pengendalian pangkalan udara, operasi laut gabungan, operasi amfibi, operasi lintas udara, operasi pendaratan administrasi, operasi teritorial dan operasi darat gabungan.

Suara Pembaruan

Penulis: WIN/NAD

Sumber:Suara Pembaruan