Jakarta - Mabes Polri memutuskan membentuk tim untuk menyelidiki pelaksanaan kisruh pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA, MA, dan SMK di 11 provinsi yang tertunda.

"Kita melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya pelanggaran pidana dalam keterlambatan logistik UN. Kita perlu waktu dan kita terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, yang jelas kita melakukan penyelidikan," tegas Kabag Penum Polri Kombes Agus Rianto di Mabes Polri Kamis (18/4).

Kerjasama itu dilakukan bersama dengan Kemendikbud.

"Apakah nanti mungkin ada tindak pidana, atau peristiwa ini termasuk yang sifatnya non teknis. Apakah saat ini sudah ada laporan polisi atau baru laporan informasi, kita masih dalami," beber Agus.

Tim yang dibentuk Bareskrim dalam kasus ini, menurut Agus, terdiri dari beberapa unsur seperti Direktorat I Pidana Umum dan Direktorat III Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Mendikbud menyatakan penyebab keterlambatan distribusi adalah pihak rekanan proyek, PT Ghalia Indonesia Printing yang belum selesai dalam mendistribusikan lembar soal dan jawaban di tiap daerah.

Penulis: Farouk Arnaz/AF