Sejumlah siswa mengikuti ujian nasional (UN) di ruang kelas di SMUN 1, Jalan Budi Utomo, Jakarta Pusat

Jakarta - Anggota Komisi X DPR, Zul Fadhli, mengancam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dirinya akan menggalang dukungan menolak rancangan pembiayaan ujian nasional (UN) 2014 menyusul tidak adanya itikad baik Kementerian membereskan karut-marut UN 2013.

"Kami tidak akan menyetujui anggaran untuk UN 2014," kata Zul Fadhli soal langkah politik yang kemungkinan akan diambil karena sikap keras kepala Kemdikbud soal UN.

Salah satu masalah yang membuat dirinya dan mayoritas anggota Komisi X DPR kecewa adalah penolakan Mendikbud M.Nuh untuk menanggapi positif desakan agar UN 2013 tak jadi dasar untuk meluluskan siswa.

"Saya tidak puas karena Mendikbud belum merespons desakan untuk UN 2013 tidak dijadikan faktor kelulusan," tegas Politisi Partai Golkar itu di Jakarta, Sabtu (27/4).

Sebelumnya, sejumlah anggota Komisi X DPR meminta Kemdikbud menyatakan bahwa hasil UN 2013 tak dijadikan dasar utama untuk meluluskan siswa sekolah.

Hal itu mengemuka dalam rapat dengar pendapat Komisi X DPR dengan Kemdikbud di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/4) malam.

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PPP, Reni Marlenawati, meminta Kemdikbud membatalkan apapun hasil UN 2013. Dengan demikian, standar kelulusan siswa sama sekali tak dikaitkan dengan hasil UN.

"Serahkan saja soal kelulusan langsung ke pihak sekolah," kata Reni.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/WBP