Ketua Umum Partai Hanura Wiranto

Jakarta - Sejumlah masalah yang membelit Partai Demokrat (PD) membuat elektabilitas partai politik (parpol) tersebut terus merosot. Survei terbaru Lembaga Klimatologi Politik (LKP) yang dirilis Minggu (28/4), di Jakarta, menunjukkan perolehan suara Demokrat dalam Pemilu 2014 diperkirakan hanya 7,8 persen.

Sebaliknya, perolehan suara Partai Hanura diprediksi melejit sekaligus menyalip Demokrat, dengan 8,1 persen. Sedangkan tiga parpol yang diperkirakan mendapat suara terbanyak pada pemilu mendatang adalah Golkar (19,2 persen), diikuti PDI Perjuangan (18,8 persen), dan Gerindra (10,5 persen).

Menurut Direktur Eksekutif LKP, Usman Rachman, perolehan suara Hanura melejit karena partai ini dinilai responden sebagai partai yang bersih dari korupsi. Pemberitaan soal peminat bakal caleg Hanura yang membeludak, membuat animo publik kepada partai ini juga meningkat.

LKP melakukan survei terhadap 1.225 responden di 33 provinsi. Menurut Usman, ada beberapa alasan responden dalam menentukan pilihan partai. Sebanyak 29,4 persen publik memilih partai karena melihat partai tersebut berkomitmen membela persoalan rakyat. Sebanyak 18,5 persen publik memilih partai karena program kerja yang nyata, sebanyak 15,3 persen karena ketua umum atau tokoh populer di partai tersebut, sejumlah 8,9 persen karena ideologi partai, sebanyak 7,3 persen karena track record partai, dan 2,1 karena faktor lainnya. Sedangkan 18,5 persen belum menentukan pilihan.

Tabel Peringkat Parpol Survei LKP:
1. Partai Golkar 19,2 persen
2. PDI Perjuangan 18,8 persen
3. Partai Gerindra 10,5 persen
4. Partai Hanura 8,1 persen
5. Partai Demokrat 7,8 persen
6. Partai Nasdem 6,3 persen
7. PKS 5,1 persen
8. PAN 4,6 persen
9. PKB 4,4 persen
10. PPP 3,9 persen
11. PBB 0,9 persen
12. PKPI 0,3 persen
13. Belum menentukan pilihan 10,1 persen

Penulis: A-16

Sumber:PR