Armada ASDP Milik PT Ferri Indonesia di Pelabuhan Bolok Kupang

Jakarta - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry resmi melayani penyeberangan Paciran (Lamongan, Jawa Timur) – Garongkong (Sulawesi Selatan) mulai 29 April 2013.

Direktur LLASDP Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Sudirman Lambali, menuturkan bahwa layanan tersebut seiring dengan peresmian pelabuhan penyeberangan Paciran-Garongkong. “Kapal yang akan dioperasikan untuk melayani rute tersebut adalah kapal roll on roll of (Roro) Jatra 3,” ujarnya dikutip dari situs Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (29/4)

Direktur Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia, Ferry Prasetyo B Utomo, mengatakan pemilihan kapal tersebut karena pertimbangan komponen kapal yang sesuai untuk penyeberangan Paciran-Garongkong yang jaraknya terbilang cukup jauh yakni 470 mil. “Bila kecepatan kapal 15 mil per jam, maka waktu tempuh yang dibutuhkan mencapai 30 jam," terang Prasetyo.

Lebih lanjut Prasetyo menambahkan bahwa kapal tersebut memiliki empat mesin induk yang dapat digunakan dalam kondisi cuaca ekstrem. Sebaliknya dalam cuaca normal cukup menggunakan dua mesin.

Adapun kapasitasnya, mampu memuat 72 unit kendaraan roda empat campuran dan 525 penumpang, serta dilengkapi dengan AC.

Sebelum dioperasikan untuk penyeberangan Paciran-Garongkong, kapal Roro Jatra 3 yang dibuat pada 1986 silam itu, dioperasikan untuk penyeberangan Merak-Bakauheni. “Kondisi kapal cukup baik. Kita selalu melakukan perawatan menggunakan TP 1 dan sudah diaudit dan diperiksa,” ungkap Prasetyo.

Sebelum dioperasikan secara resmi kemarin, peluncuran telah dilakukan pada 19 April sebagai ajang perkenalan.

Sebagai tahap awal ASDP Indonesia Ferry baru mengoperasikan satu unit kapal dengan frekuensi penyeberangan dua kali dalam satu minggu.

"Penambahan jumlah kapal baru akan dilakukan sesuai dengan tingkat permintaan nantinya dan pihak swasta juga akan dilibatkan untuk menambah kapal bila memang dibutuhkan," kata Sudirman.

Pelabuhan penyeberangan Paciran-Garongkong dibangun menggunakan dana APBN dan APBD dengan total investasi Rp 298,4 miliar. Pembangunan pelabuhan penyeberangan ini dalam rangka mendukung konektivitas nasional.

Nantinya Pelabuhan Paciran akan dikelola oleh ASDP Indonesia Ferry. Sedangkan Pelabuhan Garongkong dikelola sendiri oleh pemerintah daerah setempat.

Investor Daily

Penulis: KEY/AF

Sumber:Investor Daily