Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, mengatakan bahwa dirinya belum memahami rencana pemerintah untuk menetapkan status Otonomi Khusus (Otsus) Papua 'plus'. Pasalnya, rencana tersebut juga belum prnah dibahas bersama DPR.

"Saya tidak tahu, dan belum jelas apa maksud pernyataan Presiden SBY mengenai otonomi plus untuk Papua. Mungkin maksudnya baik, tetapi konsep itu kan belum jelas. Otonomi plus Papua macam apa yang akan dibuat lagi. Karena, implementasi dari undang-undang (UU) Otsus Papua yang mestinya harus dilaksanakan secara murni dan konsekuen saja belum dilakukan oleh pemerintah," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/4).

Dia menjelaskan, setidaknya masih ada empat peraturan pemerintah yang masih belum berjalan atau dituntaskan Pemerintah soal UU Otsus Papua. "Mestinya harus dituntaskan dulu. Saya justru agak terperanjat dengan usulan pembuatan peraturan Otsus plus Papua ini. Karena, Undang-undang Otsus tentang Papua itu dengan susah payah kemarin bisa kita undangkan dan menghabiskan energi sangat besar. Tiba-tiba ada peraturan Otsus Plus Papua. Apalagi, macam apa plusnya itu belum jelas," ujar Ketua DPP Partai Golkar ini.

Priyo menuturkan, Presiden kemungkinan mempunyai rencana yang lebih baik. Namun, seharusnya hal tersebut dapat segera disampaikan ke DPR. "Untuk menyusun sebuah RUU, Presiden tidak bisa memutuskan sepihak, harus dengan persetujuan penuh DPR," tuturnya.

Penulis: C-6

Sumber:Suara Pembaruan