Jokowi memamerkan gitar bass yang didapatkannya dari bassist Metallica, Robert Trujillo.

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya melaporkan penerimaan gitar jenis bass dari bassist Metallica, Robert Trujilo.

Sekitar pukul 14.00 WIB, seorang staf ahli Gubernur DKI Jakarta bernama Heru Budi tampak hadir di gedung KPK dengan membawa gitar bass merek Ibanez tersebut.

"Saya mau laporkan gratifikasi," kata Heru di kantor KPK.

Heru mengatakan penyerahan gitar tersebut kepada KPK merupakan inisitif dari Jokowi.

Menurutnya, sudah lama Jokowi ingin melaporkan penerimaan gitar tersebut. Namun karena kesibukan, baru hari ini, diserahkan ke KPK.

"Hari ini baru bisa terjadwal," kata Heru.

Ia sempat memampang gitar milik Jokowi dari grup metal, Metallica. Di badan gitar tersebut tertera tulisan: Giving back to Jokowi. Keep playing that cool, funky bass.

Di bagian bawah tulisan tersebut, dibubuhi tanda tangan Robert, bassist Metallica.

Jokowi mendapatkan hadiah berupa gitar dari gitaris band beraliran metal Metallica. Gitar tersebut diberikan, karena ia merupakan penggemar berat band tersebut.

Sebelumnya Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan sebagai seorang penyelenggara negara, Jokowi wajib melaporkan penerimaan apapun.

Hal itu sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang (UU) 20/2002 tentang KPK dan UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut Johan, Jokowi wajib melaporkan kepada KPK maksimal 30 hari setelah penerimaan tersebut. KPK, lanjut dia, nantinya akan memberikan penilaian apakah penerimaan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan atau tidak.

"Baru maksimal 30 hari diputuskan penerimaan itu bisa diterima oleh yang bersangkutan atau diserahkan ke negara," kata Johan.

Penulis: Rizky Amelia