Bakal calon gubernur (cagub) Jatim, Khofifah Indar Parawansa (kanan), mengisi buku tamu, didampingi bakal cawagub, Irjen Pol (Pur) Herman S Sumawireja (kiri), saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Surabaya.

Jombang - Dua kiai kondang pendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Khoir), KH A Hasyim Muzadi dan KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah, menggelar pertemuan tertutup selama dua jam di Ponpes Tebuireng Jombang, Jumat (17/5). Seusai pertemuan, Hasyim menjelaskan banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan dengan pengasuh Ponpes Tebuireng tersebut. Intinya adalah membahas strategi pemenangan pasangan Khoir.

“Kita bagi-bagi tugaslah. Para ulama tidak ingin pasangan Khofifah dicurangi lagi seperti pilgub lima tahun lalu,” ujar Kiai Hasyim seusai salat Jumat berjamaah di Masjid Pemkab Jombang.

Herman S Sumawiredja sebagai mantan Kapolda Jatim yang cukup lama, kata Hasyim, akan lebih konsentrasi terkait ranah hukum, terutama titik rawan kecurangan pilkada. Selanjutnya, akan dilakukan pelatihan khusus bagi relawan tim Khoir. Mereka akan dilatih melakukan pengawasan dan juga pengamanan suara.

Sedangkan tugas Khofifah, Ketua Umum PP Muslimat itu, menurut Kiai Hasyim akan memperkuat basis dukungan di banyak titik dengan menyapa simpul massa yang saat ini sudah terbangun. “Insya Allah, jika dua hal itu dilakukan, maka pasangan Khoir bisa memenangi pilgub Jatim,” ujar mantan Ketua Umum PBNU dua periode itu.

Sebelumnya, dalam rangka mendukung pasangan Khoir, digelar ajang silaturahmi kkbar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Malang Raya, di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nurr 2, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (16/5). Pasca penunjukan Herman sebagai pendamping Khofifah, mesin politik PKB mulai bergerak cepat.

Menurut Kiai Hasyim didampingi Sekretaris DPW PKB Jatim Toriqul Haq selaku ketua tim pemenangan, Mei adalah bulan untuk menyosialisasikan pasangan Khoir. Bulan Juni seluruh elemen parpol pendukung Khofifah harus bicara kepada rakyat Jatim dan pada Juli, massa pendukung sudah lebih konkret, sehingga saat pencoblosan dan penghitungan suara pada Agustus 2013, pasangan ini bisa menjadi pemenang.

Suara Pembaruan

Penulis: ARS/AB

Sumber:Suara Pembaruan