Anggota TNI menata sejumlah barang bukti kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan Sleman, beberapa waktu lalu.

Sleman - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B, Cebongan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sukamto Harto yang akan memasuki purna tugas pada 1 Juni, menyatakan siap menjadi saksi persidangan di Peradilan Militer Yogyakarta.

"Saya siap menjadi saksi dalam kasus penyerangan oleh oknum anggota Kopassus pada 23 Maret hingga menewaskan empat tahanan titipan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),"katanya di Sleman, Selasa (28/5).

Saat berpamitan dengan Bupati Sleman Sri Purnomo,ia mengatakan setelah purna tugas dirinya masih memiliki tugas untuk menjadi saksi persidangan terhadap kasus penyerangan yang terjadi di Lapas Sleman, karena hingga saat ini kasus tersebut masih dalam proses hukum.

Ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sleman Sri Purnomo untuk perhatian dan waktunya dalam merespon kejadian yang menimpa Lapas Sleman.

"Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian Bupati Sleman, khususnya dukungan moral saat insiden penyerangan Lapas Sleman beberapa waktu lalu," katanya.

Ia mengatakan, setelah memasuki purna tugas dirinya akan pulang ke Bantul dan akan mendedikasikan waktunya untuk keluarga. "Namun saya siap jika nanti sewaktu-waktu dipanggil menjadi saksi dalam proses persidangan kasus Cebongan," katanya.

Sukamto juga menyampaikan undangan serah terima jabatan Kepala Lapas Sleman kepada Bupati Sleman yang akan dilaksanakan pada 31 Mei 2013. "Pelaksanaan serah terima jabatan tersebut sangat istimewa karena akan berlangsung Lapas Sleman, yang belum pernah dilaksanakan di lapas manapun," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo yang menerima Sukamto secara langsung menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilannya memasuki masa purna tugas dengan sukses dan sehat wal afiat. "Kami berharap agar silaturahmi tetap bisa terjalin, walaupun sudah tidak berdinas," katanya.

Ia mengatakan, untuk kelanjutan proses hukum kasus Lapas Sleman, dirinya berharap agar segera tuntas dan Sukamto dapat menikmati masa purna tugas dengan tenang.

"Dalam mengisi masa purna tugas agar diisi dengan kegiatan yang positif, seperti kegiatan dengan sosial kemasyarakatan dan keagamaan," katanya.

Sukamto sendiri telah berdinas selama 32 tahun di Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Sukamto telah menjabat Kalapas Sleman selama kurang lebih tiga tahun, sebelumnya Sukamto telah berdinas di Makasar dan wilayah DIY.

Penulis:

Sumber:ANT