Menteri Pertanian Suswono (duduk), Luthfi Hasan, dan Fathanah seusai diambik sumpah untuk menjadi saksi pada persidangan terdakwa dari PT Indoguna Juard Effendi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (17/5).

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan upaya sita terhadap harta milik tersangka korupsi Luthfi Hasan Ishaaq yang diduga berasal dari tindak pidana pencucian uang. Juru Bicara KPk, Johan Budi SP mengatakan penyidik KPK menyita dua buah tanah dan bangunan yang berlokasi di Bogor dan Cianjur, Jawa Barat.

"Kami juga mendapatkan informasi soal penyitaan aset LHI atas tanah di desa Barengkok Bogor seluas sekitar 5,9 hektare. Nilainya Rp3,5 miliar per tahun 2008," kata Johan di kantor KPK, Rabu (29/5).

Kemudian, KPK juga mengamankan aset Luthfi berupa tanah di Kecamatan Pacet, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Tanah yang bernilai Rp750 juta dibeli di tahun 2006. Johan mengaku belum mendapatkan informasi soal luas tanah yang disita.

Dalam kasus pencucian uang Luthfi, KPK sudah menyita sejumlah rumah Luthfi. Satu rumah di Kebagusan dan di Pasar Minggu dan tiga rumah lainnya di Batu Ampar Jakarta Timur.

Selain rumah, KPK juga sudah menyita sembilan mobil yang diduga milik Luthfi, yaitu dua mobil Mitsubish Pajero Sport, Nisan Navara, Mazda CX9, Toyota Fortuner, Mitsubishi Grands, VW Caravelle, Alphard dan dua buah FJ Cruiser.

Penulis: Rizky Amelia/HA