Logo Partai PDIP

Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sedang menuai hasil positif proses regenerasi kepemimpinan di partai berlambang banteng moncong putih itu dengan kemenangan figur-figur baru berusia muda di sejumlah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia.

Setelah melahirkan Joko Widodo di Pilkada DKI Jakarta, Rieke Diah Pitaloka di Jawa Barat, Effendy Simbolon di Sumatera Utara, kini PDI Perjuangan gembira dengan kemenangan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah.

Namun, bagi politisi Senior PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas, terlalu dini bila dianggap munculnya figur-figur muda itu sebagai kepastian bahwa partai itu akan mengusung salah satu dari mereka di pilpres mendatang.

"Setahun lagi belum tentu elektabilitas mereka masih seperti ini. Kita lihat saja nanti," kata Taufiq di Jakarta, Kamis (30/5).

Prinsip demikian juga termasuk pada diri Jokowi, yang secara riil diinginkan mayoritas masyarakat Indonesia sebagai Presiden. Hal ini setidaknya ditunjukkan publikasi sejumlah lembaga survei.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Puan Maharani, menekankan kemenangan Ganjar, dan calon-calon kepala daerah lainnya yang diusung PDI Perjuangan memang buah kaderisasi partai yang diusung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Dia menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan nasional memang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia. "Sebaiknya bangsa ini memang menyiapkan siapa saja yang siap membawa bangsa lebih baik ke depan," kata Puan.

Hanya saja, Puan juga mengatakan pihaknya belum menentukan siapa yang akan diajukan di pilpres mendatang. PDIP lebih menunggu hasil kinerja partai itu di pemilu legislatif mendatang.

"Yang jelas kami mendukung regenerasi kepemimpinan muda. Faktanya 50 persen caleg kami di bawah 50 tahun. Ibu ketua umum pasti mendukung," tandasnya.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/WBP