Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Kacung Marijan (berkalung bunga) bersiap membuka acara "Nonton Bareng Film Inspiratif" dalam rangkaian kegiatan bertajuk "Persemaian Nilai Budaya sebagai Penguat Karakter Bangsa" di Gedung Pemuda Kabupaten Batanghari, Jambi.

Batanghari - Bertempat di Gedung Pemuda Kabupaten Batanghari, Jambi, acara "Nonton Bareng Film Inspiratif 2013" secara resmi dibuka Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Kacung Marijan, Minggu (26/5).

Acara yang bertajuk "Persemaian Nilai Budaya sebagai Penguat Karakter Bangsa" ini merupakan bagian dari program kerja Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Kemdikbud. Tujuannya adalah untuk membangun karakter bangsa untuk semua lapisan masyarakat, khususnya bagi “generasi emas” yang dimiliki Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Kemdikbud tengah menggalakkan sosialisasi dan edukasi terkait pengembangan nilai budaya dan pendidikan karakter bangsa yang dituangkan dalam 18 karakter bangsa.

Serangkaian kegiatan mengisi acara ini, mulai dari pertunjukan seni tari, pemutaran video ilustrasi 18 karakter bangsa, dialog interaktif, dan puncaknya adalah "Nonton Bareng Film Inspiratif" bersama 700 siswa SD dan SMP setempat, 700 guru, dan 600 masyarakat umum. Film-film yang diputar adalah 9 Summer 10 Autumns bagi guru, Cita-citaku Setinggi Tanah buat pelajar,  dan Pengejar Angin untuk masyarakat umum.

Sedangkan dialog interaktif menghadirkan beberapa pembicara, mulai dari kalangan budayawan, insan film, artis hingga motivator anak, seperti Ketua Lembaga Sensor Film, Muchlis Paeni, Duta Pendidikan Anak Usia Dini, Dewi Hughes, aktor senior Alex Komang, sutradara film Eugene Panji, artis cilik pemeran utama Cita-citaku Setinggi Tanah M Syihab.

Kegiatan "Nonton Bareng Film Inspiratif 2013" rencananya akan digelar di 30 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kota-kota yang dipilih adalah kota-kota yang belum memiliki sarana gedung bioskop, sehingga dapat memberi kesempatan bagi pelajar, guru, dan tenaga pendidik di daerah untuk menonton film berkualitas yang dapat menginspirasi dan merangsang mereka untuk berdiskusi mengenai nilai budaya yang terdapat dalam film tersebut.

 

Penulis: A-16/AB

Sumber:PR/Suara Pembaruan