Medan - Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali melakukan kerja sama dengan PT Jasa Raharja Putera untuk mengasuransikan 749 siswa Taruna Polri yang mengikuti pendidikan dan pelatihan di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (3/6).

Kerja sama itu diwujudkan dalam penandatanganan kedua belah pihak dalam acara pembukaan pendidikan pembentukan brigadir di Markas SPN Sampali. Program kerja sama ini pun baru kali pertama di Polri, sebab belum pernah ada di SPN lain di Tanah Air.

Penandatanganan kerja sama itu langsung dilakukan Kepala SPN Sampali, Kombes Pol Untung Sudarto dan Kepala Cabang PT Jasa Raharja, Khuril Fida. Kerja sama ini pun dinilai positif, sebab bisa membantu peserta didik saat mengikuti pendidikan.

"Mereka yang mendapatkan asuransi itu termasuk biaya ambulans bagi siswa yang mengalami kecelakaan saat mengikuti pendidikan dan pelatihan. Asuransi ini berlaku selama setahun," ujar Untung.

Untung mengatakan, biaya kesehatan yang dikeluarkan Mabes Polri untuk peserta setiap hari Rp 1.000. Nilai itu pun dianggap tidak mencukupi mengingat selama pendidikan, terutama pelajaran di lapangan, siswa rawan mengalami kecelakaan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso menyampaikan, jumlah peserta yang lulus dalam seleksi Bhintara Polri sebanyak 875 orang. Siswa yang mengikuti pendidikan untuk di SPN Sampali ada 629 orang.

"Proses seleksi yang dilakukan panitia Polda Sumut dilakukan secara profesional. Tidak ada penyimpangan dalam proses penjaringan tersebut. Ada penambahan jumlah peserta didik di SPN Sampali merupakan kiriman dari Markas Polda Metro Jaya," jelasnya.

Menurut Heru, kuota pertama untuk kelulusan Bhintara Polri sebanyak 758 orang. Namun, menyusul adanya keputusan Kapolri, kuota ditambah menjadi 879 orang. Sebagian peserta di luar jumlah 629 orang itu mengikuti pendidikan di Polda Bengkulu dan Pusdik Brimob.

Suara Pembaruan

Penulis: 155

Sumber:Suara Pembaruan