Petugas SPBU  menyiapkan alat peraga berisi harga BBM setelah dinaikkan

Jakarta - Pemerintah tampaknya benar-benar punya niat sekeras batu untuk mengegolkan program bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di RAPBN Perubahan 2013.

Buktinya, walau sudah dikritik habis-habisan bahwa BLSM akan cenderung dianggap sebagai suap politik ke masyarakat jelang pemilu 2014, Menkeu Chatib Basri mengatakan pihaknya belum ada rencana mengganti program itu dengan hal produktif.

"Tujuan BLSM ini kan untuk menolong penduduk miskin akibat dampak kenaikan BBM. Mengenai berapa lama program ini dilaksanakan, itu yang akan kita bicarakan nanti di DPR," kata Chatib Basri kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/6).

Dia mengaku Pemerintah sudah mengetahui bahwa kenaikan harga BBM akan mengakibatkan banyak kesulitan baru di masyarakat, termasuk kemungkinan inflasi dan melonjaknya harga barang kebutuhan pokok. Hanya bagi Pemerintah, hal demikian takkan bermasalah sepanjang Pemerintah bisa mengendalikan pasokan dan harga bahan konsumsi itu.

Dia mengatakan pihaknya berharap pembahasan RAPBN-P 2013 itu bisa segera selesai sehingga Pemerintah bisa lanjut dengan BLSM.

"Kita harap bisa selesai pada pertengahan bulan ini," imbuhnya.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho