Inggrid Kansil dan Syarief Hasan.

Jakarta - Partai Demokrat (PD) mendukung dan mengapresiasi program bantuan untuk Siswa Miskin (BSM) sebagaimana tertera dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) Perubahan 2013. PD melihat program itu sangat membantu para siswa yang tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

"Kami mendukung BSM yang akan digelontorkan untuk 3 juta siswa Madrasah yang tidak mampu di seluruh Indonesia. Kami juga mengapresiasi penambahan alokasi per siswa yang berubah sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000," kata Inggrid Kansil, anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PD di Jakarta, Senin (10/6).

Ia menjelaskan PD sudah berjuang agar anggaran program BSM itu disetujui dalam pembahasan R-APBN Perubahan. Hasilnya memang cukup signifikan yaitu Komisi VIII menyetujui. Namun saat ini tinggal menunggu pengesahan dalam rapat paripurna DPR yang akan digelar 17 Juni mendatang.

Pada rapat pembahasan R-APBN Perubahaan itu, Komisi VIII juga sepakat menambah anggaran program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp 80.000. Rencana pencairan ke masyarakat dilakukan pada November mendatang.

"Mari kita bersama-sama mengwal proses tersebut sehingga program tersebut dapat langsung sampai kepada penerima manfaat," ujar istri dari Menteri Koperasi dan UKM ini.

Pada kesempataan itu, Ingrid juga mempertanyakan jumlah alokasi kecamatan untuk sukabumi, di mana program PKH hanya menyentuh 17 kecamatan. Padahal jumlah kecamatan di Sukabumi mencapau 54 kecamatan.

PD juga mendukung berbagai program dalam Master Plan percepatan dan Perluasan Kemiskinan (MP3KI). MP3KI bertujuan mengurangi gap, kesenjangan antar daerah-daerah pusat pertumbuhan dengan daerah yang tergolong masih miskin dan terbelakang.

MP3KI terbagi dalam empat klaster. Klaster 1 berupa beasiswa miskin, Jamkesmas, beras miskin, PKH. Klaster 2 yaitu PNPM. Klaster 3 yaitu KUR dan Klaster 4 berupa rumah sangat murah, kendaraan angkutan umum murah, air bersih untuk rakyat, listrik murah dan hemat.

"Program-program tersebut akan berdampak positif pada pendapatan riil masyarakat dan mendorong peningkatan daya beli masyarakat untuk memperbaiki kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup dan konsumsi sehari-hari," ujar mantan artis ini.

Suara Pembaruan

Penulis: R-14

Sumber:Suara Pembaruan