Banda Aceh - Seorang warga Skotlandia bernama Malcomi Primerose (61) dilaporkan diculik oleh sejumlah lelaki bersenjata di Perlak, Aceh Timur. Primerose diketahui bekerja pada PT Medco E&P Malaka.

Kepala hubungan masyarakat PT Medco E&P Malaka, Akhyar, kepada Suara Pembaruan, Selasa (11/6) malam, mengatakan Primerose yang bekerja pada perusahaan sub-kontraktor Medco tidak bisa dihubungi sejak pukul 11.00 WIB siang.

Kasus itu telah dilaporkan kepada polisi dan juga kepada pemerintah setempat untuk dilakukan upaya pencarian. Hingga pukul 21.00, pihaknya belum tau keberadaan korban.

PT Medco E&P Malaka berharap aparat keamanan dan pemerintah lokal bisa segera menemukan Primerose, sekaligus memberi jaminan keamanan bagi para pekerja di Aceh Timur.

Sementara itu Kapolres Aceh Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhajir menyebutkan korban diculik oleh sejumlah lelaki bersenjata di kawasan dusun Simpang Palang, Desa Lubuk Pimping, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan sementara oleh polisi, korban bersama sopir bernama Dania Arani (40) diculik saat pulang dari lokasi pengeboran di Matang Satu, Blang Simpo, menuju base camp mereka.

Kenderaan milik mereka diberhentikan segerombolan lelaki bersenjata laras panjang dan pendek. Pelaku disebut-sebut sempat melepaskan tembakan beberapa kali keudara ketika memberhentikan kendaraan korban.

Setelah memberhentikan mobil korban, pelaku mengikat sopir dan meninggalkannya di mobil. Adapun Maclomi Primerose dibawa ke arah Desa Simpang Klit, Kecamatan Ranto Peureulak, menggunakan mobil Avanza hitam tanpa nomor polisi.

Penculikan itu, baru diketahui setelah sopir berhasil melepaskan diri dari ikatan, kemudian melaporkan ke Polsek Ranto Peureulak, hingga berita ini diturunkan polisi belum mengetahui identitas pelaku penculikan.

Saat ini, sejumlah polisi dari kesatuan Brimob dan TNI sedang melakukan pencarian korban dan memburu pelaku penculikan bersenjata itu dengan menyisir lokasi sekitar kejadian.

Suara Pembaruan

Penulis: 147

Sumber:Suara Pembaruan