Moki, seekor lumba-lumba betina berusia 30 tahun, berenang bersama seekor lumba-lumba muda di Sea World Gold Coast, Australia, 3 Agustus 2008.
Enam belas ekor lumba-lumba mati terdampar di perairan Ujung Kulon siang tadi, demikian keterangan Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Agus Priambudi, saat dihubungi Jakarta Globe, Rabu.

"Ada 16 ekor mati terdampar di Desa Ujung Jaya, jam 2 siang," jelas Agus sambil menambahkan tujuh ekor lumba-lumba lainnya kembali ke laut lepas.

Akan tetapi dia mengatakan tidak tahu penyebab lumba-lumba tersebut bisa terdampar.

"Mungkin karena arus utara yang kencang, tiba-tiba datang, atau bisa jadi karena cuaca terlalu panas," ujar Agus.

Agus juga mengemukakan, menurut pengetahuannya, insiden matinya beberapa mamalia laut itu merupakan yang pertama di Ujung Kulon.

Lebih lanjut, ia mengatakan mereka akan mengadakan patroli untuk menjaga tujuh lumba-lumba yang masih di perairan tersebut hingga jam pukul 12 malam ini.

Penulis: