Pengacara senior, Adnan Buyung Nasution.

Jakarta - Pakar hukum Adnan Buyun Nasution mendukung langkah Indonesia Corruption Watch (ICW) yang merilis 36 caleg yang diragukan komitmennya memberantas korupsi.

Seperti diketahui, 36 politikus tersebut dinilai ICW tidak mempunyai komitmen dalam pemberantasan korupsi. Politikus yang disebut namanya kemudian berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan ICW ke meja hijau.

"Biarkan saja mereka menggugat, saya akan bela dan pasang badan untuk ICW. Intinya pasti saya bela ICW," kata Adnan di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), di Jakarta, Minggu (30/6).

Menurut Adnan, langkah ICW sudah tepat sebagai bentuk kritik terhadap Wakil Rakyat di parlemen. Adnan mengaku percaya dengan rilis ICW.

"Ini hikmah dari demokrasi. Masyarakat boleh mengawasi siapa Wakil Rakyat sekarang. Saya percaya dengan ICW. ICW diisi oleh bukan orang sembarangan," ujarnya.

Dia menambahkan, para peneliti ICW berjuang untuk meneruskan aspiresai rakyat dalam pemberantasan korupsi. "Orang-orang ICW punya track record mumpuni. Caranya merilis itu memang unik dan belum pernah terjadi. Tapi bagus juga cara itu," imbuhnya.

Adnan juga meminta publik untuk tidak memilih calon anggota legislatif (caleg) yang tidak pro pemberantasan korupsi.

"Masyarakat harus cerdas, nama-nama anggota DPR yang bermasalah itu tak usah dipilih lagi di 2014. Jangan sampai orang buruk dan pro korupsi atau melanggar hukum dan melakukan perbuatan tercela nantinya terpilih," tandasnya.

Suara Pembaruan

Penulis: C-6/YUD

Sumber:Suara Pembaruan