Ilustrasi Pelabuhan Merak, Banten.

Merak - Arus kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak mulai padat, sehingga petugas bekerja keras mengatur kelancaraan lalu lintas.

"Kami upayakan kelancaran arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan," kata Humas PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak, Mario S Oetomo di Merak, Minggu (28/7).

Ia mengatakan, selama ini penyeberangan Pelabuhan Merak mulai padat, tapi kondisinya lancar tanpa antrean panjang.

ASDP Merak mengerahkan 28 kapal roll on roll of atau roro, sehingga perjalanan penyeberangan Merak-Bakauheni, Lampung bisa mencapai 90 trip.

Bahkan, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Merak bisa diberangkatkan kapal roro antara 30 sampai 40 menit.

Karena itu, kata dia, hingga kini penyeberangan Pelabuhan Merak lancar.

"Kami akan menambah kapal lagi jika terjadi peningkatan angkutan kendaraan di dermaga Merak," kata Mario.

Menurut dia, pemudik yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung mulai ramai dipadati kendaraan.

Kemungkinan puncak mudik Lebaran pada H-3, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu. Meskipun terjadi kepadatan kendaraan, tapi bisa teratasi dengan baik.

"Saya kira kelancaran penyeberangan ini karena petugas bekerja keras untuk mengatur lalu lintas juga kapal dioperasikan sebanyak 28 armada," katanya.

Sementara itu, sejumlah sopir mengaku, mereka mengantre di dermaga V Pelabuhan Merak sambil menunggu naik ke atas kapal dengan tertib, karena arus kendaraan lancar tanpa terjadi kemacetan.

"Kami hanya satu jam bertahan di Pelabuhan Merak bisa diseberangkan ke Bakauheni, Lampung," ujar Yanto, seorang sopir truk pengangkut sembako bertujuan Palembang.

Penulis: