Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) resmi beroperasi Kamis dinihari (25/7) pukul 00.01 WIB dan secara bersamaan operasional Bandara Polonia ditutup Rabu malam (24/7) pukul 23.59 WIB.

Medan - Seorang bocah perempuan berusia 13 tahun jatuh dari lantai dua dengan ketinggian sekitar lima meter, saat menuruni escalator di Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA), Sumatera Utara, Kamis (15/8) sore.

Korban yang diketahui bernama Nadila Putri mengalami luka patah tangan sebelah kiri dan luka di kepala. Nadila langsung dibawa ke klinik terdekat. Kemudian, ia dibawa ke Rumah Sakit Setiabudi di Medan.

“Dia mendahului ibunya saat menuruni eskalator. Saat itu, korban terlepas dari pegangan ibunya, Maryati Hasibuan. Anak itu kemudian gugup dan terjatuh ke lantai dasar. Saat kejadian, kami baru mengantar keluarga yang mau berangkat menggunakan jasa penerbangan," ujar bibi korban, Fenti (45).

Menurutnya, kejadian itu di luar kendali ibunya. Maryati pun terkejut dan spontan berteriak ketika anaknya lepas dari genggaman. Nadila sempat tersandung tangga eskalator yang kemudian langsung terjatuh. Orangtua dan anak tersebut kini trauma.

Tiga hari sebelum kejadian, seorang lelaki paruh baya warga negara Malaysia bernama Muhammad Husin Bin Luddin, ditemukan tewas di KNIA. Korban diduga tewas akibat terkena serangan jantung.

Kejadian itu sempat disesalkan pihak kepolisian. Sebab, polisi yang hendak menyelidiki persoalan itu, sempat dihalangi pengelola bandara.

Kapolsek Beringin AKP Lansam Manurung mengakui, pihaknya melalui seorang perwira yang akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meski sudah memperkenalkan identitas diri dan mengenakan seragam dinas Polri, tetapi malah tidak dihargai.

"Petugas kami dihalang-halangi ketika akan melakukan penyelidikan. Ada kesan bahwa sesuatu yang sedang ditutup-tutupi. Tidak seharusnya mereka bertindak demikian. Polisi akhirnya diperkenankan masuk setelah beberapa jam kemudian," jelasnya.

Warga Malaysia itu tewas di ruang tunggu keberangkatan sekitar pukul 21.45 WIB. Polisi mendapatkan informasi kejadian setelah pukul 01.30 WIB. Tidak ada ditemukan luka di tubuhnya. Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RS Pirngadi Medan, untuk diautopsi.

Penulis: 155/YS

Sumber:suarapembaruan