Logo KPK

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan proyek pembangunan dermaga bongkar pada kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, Nangro Aceh Darusalam.

Ramadhani Ismy merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas sabang pada BPKS dan Heru Sulaksono, Kepala PT NK Cabang Sumatera Utara dan Nanggro Aceh Darusalam merangkap kuasa Nindya Sejati Joint Operation ditetapkan menjadi tersangka karena diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan kewenangan.

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantor KPK, Selasa (20/8).

"Atas perbuatannya, RI dan HS disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP," kata Johan.

Menurut Johan, atas proyek korupsi ini, negara mengalami kerugian sekitar Rp 249 miliar.

Penulis: Rizky Amelia