Ibadah haji
Kita minta kalau memang ada tidak komitmen memperbaiki yah dibatalkan saja kontraknya.

Tim pengawasan haji dari Komisi VIII DPR yang hari ini berada ke Mekah menemukan perusahaan penyedia katering untuk jamaah haji Indonesia menyajikan makanan basi.

"Masalah katering, ada satu yang tidak memenuhi ketentuan, (mereka) menyediakan makanan basi," tutur Wakil Ketua Komisi VIII, Ahmad Zainuddin,  yang membidangi agama dan sosial, melalui sambungan telepon kepada wartawan, hari ini.

Dia menegaskan, tindakan tersebut tidak bisa ditolelir. Sayangnya, Zainuddin masih belum bisa membeberkan jumlah jamaah yang telah disuguhi makanan basi. Dia hanya mengungkapkan, DPR akan menyelidiki lebih lanjut permasalahan ini.

"Kita minta kalau memang ada tidak komitmen memperbaiki yah dibatalkan saja kontraknya." kata politisi Partai Keadilan Sosial (PKS) ini.

Selain soal makanan, Zainuddin juga menyebutkan masih banyaknya wartawan yang tersesat. "Harus ditingkatkan jumlah tim pengamanan," katanya.

DPR mengirim dua kloter tim pengawas. Tim pertama berjumlah 18 anggota DPR terbang ke Mekah sejak 21 Oktober. Tim kedua dijadwalkan menyusul pada 29 Oktober.




Penulis: