Ilustrasi Kampanye PDI Perjuangan

Jakarta - Lembaga Jaringan Suara Indonesia (JSI) merilis hasil survei terbaru di Jakarta, Minggu (6/4). Dalam survei itu disebutkan, PDI Perjuangan akan menjadi pemenang Pileg 2014.

Direktur Eksekutif JSI Widdi Aswindi mengatakan, PDIP bertengger di posisi teratas dengan raihan sebanyak 24,7 persen.

Posisi kedua diikuti oleh Partai Golkar dengan 18,0 persen, lalu Gerindra dengan 11,8 persen, Partai Demokrat 9,0 persen, dan PKB 7,9 persen.

Posisi berikutnya adalah PAN dengan 6,5 persen, lalu Hanura 6,1 persen, PPP 5,4 persen, Nasdem 4,4 persen, PKS 4,3 persen, serta PKPI dan PBB masing-masing 0,9 persen.

"Kita proksimasikan PDIP mendapatkan 24,7 persen. Interval dukungan terhadap PDIP tidak terlampaui," kata Widdi.

Dari survei, sembilan partai terkorup ditempati Partai Demokrat sebagai pemenang dengan 72,2 persen, diikuti PKS dengan 51,1 persen, Golkar 42,6 persen, PDIP 25,2 persen, PKB 15,4 persen, PAN 14,3 persen, PPP 12,9 persen, Hanura 7,6 persen, dan Gerindra 7,2 persen.

"Kader partai yang terlibat kasus korupsi sangat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap partai, masyarakat sangat terpengaruh isu ini," ujarnya.

Banyak partai berupaya mengubah lewat pencitraan dengan melalui iklan di media massa. Namun, pada kenyataannya ini tidak berpengaruh pada masyarakat terutama pada Partai Demokrat.

Selain itu, Widdi menambahkan bahwa dari hasil temuan surveinya, diketahui praktis hanya 10 partai yang lolos ke parlemen atau mencapai ambang batas parliamentary threshold 3,5 persen.

"Praktis 10 partai kecuali PKPI dan PBB dalam hemat kami akan lolos dari batas PT. Kita melihat bahwa demokrasi akan lebih stabil karena di parlemen akan ada 10 partai," kata Widdi.

Ia juga menyatakan bahwa dalam surveinya diketahui ada 15 persen suara dari responden yang akan berubah saat Pileg 2014. Namun, kata Widdi, dari 15 persen suara responden yang berubah itu akan lari memilih ke PDIP. Sedangkan yang menjawab pilihannya tetap sama ada 77,4 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 7,5 persen.

"Kemungkinan preperensi pemilih, ternyata terbesar tetap kepada PDI Perjuangan," kata Widdi.

Survei dilakukan pada 24-30 Maret 2014, menggunakan teknik multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 1.200 dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Dalam survei tersebut, margin of error sebesar plus minus 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Suara Pembaruan

Penulis: Markus Junianro Sihaloho/C-6/YS

Sumber:Suara Pembaruan