Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian Dipromosikan Jadi Asrena Polri

Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian Dipromosikan Jadi Asrena Polri
Asrena Mabes Polri Irjen Pol Tito Karnavian ( Foto: Antara / Dian Kandipi )
Farouk Arnaz Kamis, 10 Juli 2014 | 14:12 WIB

Jakarta — Kursi Kapolda Papua akan segera bergeser. Kapolda Papua Irjen Tito Karnavian akan segera meninggalkan posnya untuk kemudian dipromosikan menjadi Asisten Perencanaan (Asrena) Polri menggantikan Irjen Sulistyo Ishak yang memasuki masa pensiun.

”[Orang] yang jadi Asrena adalah Pak Tito Karnavian. Surat telegram sudah disiapkan dan tinggal ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Sutarman. Mutasi akan digelar segera usai pengamanan Pilpres,” kata seorang sumber di lingkungan Mabes Polri pada Beritasatu.com, di Jakarta, Kamis (10/7).

Menurut sumber tersebut, Tito dianggap cocok menjabat Asrena Polri yang merupakan salah satu pos bergengsi di Mabes Polri. Kendati Kapolda Papua dan Asrena sama-sama jabatan untuk bintang dua tetapi level Asrena Polri adalah “setingkat” di atas posisi Kapolda.

Lalu siapa pengganti Tito? ”Bisa saja lebih senior daripada Pak Tito. Salah satu yang berpeluang adalah Brigjen Yotje Mende yang sekarang duduk sebagai Kasespimti Polri. Pak Yotje adalah lulusan Akpol 1981,” jawab sumber terebut.

Tito adalah salah satu rising star Polri. Dia adalah penerima bintang Adhi Makayasa karena merupakan lulusan Akpol terbaik angkatan 1987.

Kariernya terus menanjak setelah dia berhasil mengungkap jaringan teroris Dr Azhari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur pada 9 November 2005 dan menembak mati gembong teroris Noordin Moch Top di Solo pada 17 September 2009.

Berbagai jabatan pernah Tito emban seperti Kapolres Serang Polda Banten (2005), Kasubden Bantuan Densus 88 Anti Teror Polri (2005), Kasubden Penindak Densus 88 Anti Teror Polri (2006), Kasubden Intelijen Densus 88 Anti Teror Polri (2006 – 2009), Kadensus 88 Anti Teror Polri (2009-2010), Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT (2011- 2012), dan Kapolda Papua (21 Sept 2012- sekarang).

Kapolri Jenderal Sutarman membenarkan rencana pengangkatan Tito sebagai Asrena Polri. Namun, dia masih enggan membuka lebih jauh. ”Ya, begitu rencananya. Sabar dulu karena telegramnya akan segera turun,” katanya.

 

CLOSE