Kaki Tangan Abu Roban Ditangkap Densus

Kaki Tangan Abu Roban Ditangkap Densus
Ilustrasi teroris ( Foto: Antara / Antara )
Farouk Arnaz Selasa, 12 Agustus 2014 | 07:47 WIB

Jakarta - Densus 88/Antiteror terus bekerja menangkap pelaku teror. Kali ini yang dibekuk adalah Riyanto alias Jono alias Adam alias Jon.

Lelaki kelahiran Cilacap pada 1 September 1977 yang beralamat di Dukuhan Kelurahan Berjo Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, itu ditangkap pada Senin (11/8) karena terlibat jaringan Mujahidin Indonesia Barat yang dipimpin almarhum Abu Roban.

"Dia buron kami. Kami tangkap dia di depan toko bangunan di pertigaan Jl Gotong Royong Kampung Sewu, Surakarta. Kita duga dia terlibat perampokan dalam rangka fa'i di kantor Pos Parung, Bogor pada 2012 lalu," kata seorang sumber di lingkungan Mabes Polri saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (12/8).

Di Parung, kelompok ini berhasil mendapat Rp 80 juta. Dia juga terlibat perampokan di BRI Jeketro, Grobogan, dengan kerugian Rp 300 juta.

Bersama tersangka disita 24 peluru tajam, sepucuk pistol merek brown, HP, buku jihad, uang tunai Rp 7 juta, kartu perdana, dan buku rekening.

Pada Juli lalu Densus juga menangkap dua teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat, yang terkait Abu Roban.

Mereka adalah Adham Halid alias Rafi alias Memet Hidasa yang merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS). Lelaki kelahiran 6 Desember 1972 itu beralamat di Mpunda, Bima.

Lalu yang kedua adalah Agus Salaim alias Agus Abdullah Bin Ibrahim/Jaho yang beralamat di Dusun Set Atas. Dia terpaksa ditembak.

Memet juga teridentifikasi terlibat perampokan dalam rangka fa'i di Kantor Pos Parung dan merampok BRI Jeketro Grobogan.

Untuk diketahui, jaringan teror saat ini diwarnai aksi oleh Mujahidin Indonesia Timur di Poso yang digawangi Santoso dan masih buron hingga kini dan kelompok Abu Roban. Abu Roban mendukung dalam pendanaan.

Abu Roban telah dilumpuhkan Densus pada Mei 2013 lalu. Dia tertembak mati di Kendal, Jawa Tengah.

CLOSE