Kera Ekor Panjang Ganggu Aktivitas Warga Gunung Kidul

Kera Ekor Panjang Ganggu Aktivitas Warga Gunung Kidul
Ilustrasi monyet ( Foto: Antara / Antara )
Minggu, 19 Oktober 2014 | 16:49 WIB

Gunung Kidul - Pemukiman dan tanaman pertanian penduduk di Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dirusak kawanan kera ekor panjang. 

"Kera turun ke wilayah masyarakat karena makanan kawanan kera tersebut sudah mulai berkurang di atas gunung. Tanaman kami rusak akibat banyaknya kera yang turun dari kawasan Gunung Api Purba," kata Widodo, salah seorang warga di Gunung Kidul, Minggu (19/10).

Serangan terjadi pada malam hari, saat para penduduk tidak berada di sekitar ladang. Selain itu, kera paling banyak menyerang tanaman di sekitar objek wisata Embung Nglanggeran.

"Setiap tahun disaat musim kemarau kera tersebut sering turun gunung," ujarnya.

Widodo berharap, pemerintah tanggap terhadap permasalahan ini. Sebab, selain merugikan, juga membuat aktivitas penduduk terganggu.

Pengelola objek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Sugeng Handoko mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi serangan kera ekor panjang.

"Salah satunya dengan penanaman tanaman buah di atas gunung tersebut," katanya.

Sejauh ini hasilnya cukup efektif, terbukti dari berkurangnya jumlah kera yang merusak lahan pertanian.

Camat Patuk, Haryo Ambar mengatakan, pihaknya juga ikut memberikan buah di sekitar lokasi.

"Kami sengaja membawa buah ke lokasi tertentu untuk memberi makan kera. Harapan kami, tidak sampai kelaparan dan menyerang lahan pertanian," katanya.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak menangkap atau membunuh kera-kera tersebut.

Sumber: Antara
CLOSE