Warga harus menggotong sepeda motornya akibat banjir di Purwodadi, pada 2004 silam.
"Sejumlah desa terendam banjir berada di wilayah Kecamatan Begelen, Purwodadi, Ngombol, Bayan, Grabak, Dukuh, Kemiri, Pituruh, dan Gebang."

Puluhan desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terendam banjir akibat sejumlah sungai meluap. Banjir terjadi Minggu (1/1) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Warga mengungsi.

"Sejumlah desa terendam banjir berada di wilayah Kecamatan Begelen, Purwodadi, Ngombol, Bayan, Grabak, Dukuh, Kemiri, Pituruh, dan Gebang," kata Kasi Perlindungan Masyarakat, Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Purworejo, Hardoyo di Purworejo, hari ini.

Guna mengatasi bencana tersebut, jelasnya, petugas dari linmas dan para relawan telah diterjunkan.

"Kini, mereka mengevakuasi hewan ternak. Salah satunya di Desa Bayan. Di tempat itu ada sekitar 15 ekor sapi dan kambing," terangnya.

Meski begitu, para relawan menghadapi beberapa kendala. Di antaranya kurang sarana prasarana, stok logistik karena awal tahun anggaran, dan di Purworejo belum dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

"Untuk peralatan memang masih kurang, misalnya perahu karet. Selama ini hanya ada satu unit perahu karet pinjaman dari Bakorwil," katanya.

Penulis: /SES