Ilustrasi PNS
Meski sebagian besar mengalami kenaikan 10 persen, gaji PNS golongan tinggi disebutkan hanya naik kurang dari persentase tersebut.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB) menyatakan bahwa kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 10 persen sudah diterangkan dalam APBN tahun ini.

"Itu kan sudah amanat Presiden, jadi wajib. Kalau dalam Undang-Undang APBN, sejak satu Januari hitungannya," kata Ramli Effendi Naibaho, Deputi Bidang SDM Kemenpan & RB, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Menurut Ramli, kenaikan gaji ini dilakukan untuk penyesuaian terhadap penghasilan PNS dengan inflasi, sehingga para pegawai negara bisa berpenghidupan layak. Kenaikan ini, lanjut dia, diberlakukan per satu Januari tahun ini, menyeluruh di jajaran  pegawai negeri pusat dan daerah, kementerian dan lembaga.

Namun, menurut Ramli, meski pada umumnya sebagian besar mengalami kenaikan 10 persen, gaji PNS golongan tinggi hanya naik kurang dari persentase tersebut.

"Dalam implementasi, ada yang (naik) empat, lima dan enam persen. Golongan bawah 10 persen. Yang rendah bahkan ada yang 11 persen. Jadi, mengimbangi besaran kalau per golongan," tuturnya.

Penulis: /SES