DPRD Kalbar Bentuk Lima Pansus

DPRD Kalbar Bentuk Lima Pansus
Ilustrasi palu persidangan
Sahat Oloan Saragih Kamis, 26 Maret 2015 | 08:13 WIB

Pontianak - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD) Kalimantan Barat menetapkan pembentukan lima panitia khusus (pansus).

Selanjutnya pansus ini akan bertugas membahas lima rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan oleh pihak eksekutif.

Hal itu dikatakan Wakil ketua DPRD Kalbar Suma Jenny Heryanti kepada wartawan, Rabu (24/3).

Ia mengatakan, kelima raperda yang diajukan eksekutif dan akan dibahas oleh pansus ini tentang Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada PT. Penjaminan Kredit Daerah Kalimantan Barat dan Raperda tentang Perlindungan Perempuan.

Selain itu, juga ada Raperda tentang Perlindungan Anak, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Jasa Usaha dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Sesuai dengan Pasal 64 Ayat (1) Peraturan DPRD Provinsi Kalimantan Barat tentang Tata Tertib menyebutkan bahwa dalam hal diperlukan, DPRD dapat membentuk alat kelengkapan lain berupa pansus yang dibentuk dalam rapat paripurna dewan dan ditetapkan melaui keputusan DPRD.

Berdasarkan tata tertib itu maka DPRD Kalbar telah membentuk pansus yang bertugas untuk membahas raperda yang diusulkan eksekutif.

Selanjutnya terdapat dua raperda yang diusulkan eksekutif yaitu tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Jasa Usaha dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu yang pembahasannya dilakukan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kalbar.

Diharapkan pansus ini dapat segera bekerja sehingga pembahasannya dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Artinya, raperda itu dapat diusulkan dalam rapat paripurna dewan untuk menetapkan menjadi perda.

Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE