Jokowi: Akan Ada Lebih Banyak Tapol Dibebaskan i

Kelima Tapol sedang berbaris dan bersiap menerima grasi dari Presiden Jokowi di Lapas Kelas I A Abepura, Sabtu (9/5) sore.

Oleh: Robert Isidorus / FMB | Sabtu, 9 Mei 2015 | 18:03 WIB

Jayapura - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan lima tahanan politik (Tapol) di Papua. Ke depannya, Jokowi mengatakan akan ada lebih banyak lagi tapol yang dibebaskan.

"Ini adalah awal dan akan ada pembebasan tapol lagi di Papua dan seluruh Indonesia, "kata Presiden Joko Widodo usai memberikan grasi kepada Apotnaholik Lokobal (dihukum 20 tahun ), Numbungga Telenggen (dihukum seumur hidup), Kimanus Wenda (dihukum 20 tahun) ,Linus Hiluka (dihukum 20 tahun) dan Jefrai Murib (dihukum seumur hidup) di Lapas Kelas I A, Abepura , Sabtu (9/5) sore.

Dikatakan, bila mereka keluar silahkan melakukan apa saja. " Mau bertani silahkan, mau ajari tenaga honorer silahkan, "kata Jokowi.

Sebelumnya Ibu Latifa Anum Siregar sebagai pengacara kelima tapol tersebut kepada SP di Lapas Kelas 1 A Abepura, kelima kliennya yang dibebaskan ini terlibat pembobolan gudang senjata Kodim 1710/Wamena tahun 2003.

Dikatakan, sebelumnya penahanan mereka dipindah ke LP Makasar kemudian dikembalikan ke Papua, dua di LP Nabire dan tiga di LP Biak.
"Saya mengapresiasi pemberian grasi oleh Presiden dan berharap Presiden juga memberikan grasi kepada tahanan-tahanan politik lainnya," ujarnya.

Dikatakan, ini kebijakan demokrasi yang bagus untuk negara ini. Info yang diperoleh SP, kelima penerima grasi ini telah menyeipkan baju kaos putih untuk dipakai bertemu Presiden, namun paspampres telah menyiapkan kemeja putih untuk dipakai mereka


Sumber:
ARTIKEL TERKAIT