BEM UI: Banyak Jawaban Presiden yang Membuat Kami Belum Puas

BEM UI: Banyak Jawaban Presiden yang Membuat Kami Belum Puas
Jajaran BEM se-Indonesia memberi keterangan pers di kantor presiden, Senin malam 18 Mei 2015. ( Foto: Beritasatu.com/Ezra Natalyn / Ezra Natalyn )
Ezra Sihite Senin, 18 Mei 2015 | 22:39 WIB

Jakarta - Jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Indonesia malam ini menyampaikan hal-hal yang mereka bicarakan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dari pertemuan tersebut, ada hasil yang memuaskan namun sebagian besar jawaban Presiden Jokowi menurut mereka tidak memuaskan.

"Banyak jawaban dari presiden yang membuat kami belum puas," demikian disampaikan Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Andi Aulia Rahman di kantor presiden, Jakarta, Senin malam (18/5).

Oleh karena itu menurut Andi Aulia, pemerintahan harus tetap dikritisi. Protes dari mahasiswa jika pemerintah tidak menjawab kebutuhan masyarakat kata dia akan terus disuarakan termasuk demonstrasi yang akan dilangsungkan pada 21 Mei mendatang.

Namun ada sejumlah hal yang menurut Andi Aulia merupakan hal positif yaitu janji presiden untuk transaparan dalam alokasi pengalihan dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk anggaran kesehatan, infrastruktur hingga pendidikan. Lainnya, jajaran BEM meminta agar pengelolaan Blok Mahakam mayoritas dilakukan oleh perusahaan milik negara.

"Kedatanagan kami bukan untuk memaparkan masalah namun mendengarkan respon dari pemerintah terhadap permasalahan yang terjadi," katanya.

Hadir pula BEM Universitas Trisakti, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Atmajaya, Universitas Parahyangan, dan aktivis kampus lainnya.

CLOSE