2 Pasang Cagub Cawagub Bengkulu Sepakat Gelar Pilkada Damai

2 Pasang Cagub Cawagub Bengkulu Sepakat Gelar Pilkada Damai
Dua pasang Cagub-Cawagub Bengkulu, Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah dan Sultan B Najamudin-Mujiono foto bersama anggota KPU Provinsi Bengkulu seusai deklarasi pilkada Bengkulu damai. ( Foto: Suara Pembaruan/Usmin )
Usmin Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:55 WIB

Bengkulu - Dua pasang calon gubernur Bengkulu, yakni Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah dan Sultan B Najamuddin-Mujiono sepakat gelar pilkada damai 9 Desember 2015.

Deklarasi pilkada damai ini dilaksanakan dalam rapat pleno KPU Provinsi Bengkulu, bertempat di salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Selasa (25/8).

Dalam rapat pleno KPU tersebut juga dilakukan penarikan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu. Dalam penarikan nomor urut calon ini, pasangan Cagub-Cawagub Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah mendapat nomor urut 1 dan pasangan Sultan B Najamudin-Mujiono dengan nomor urut 2.

Acara deklarasi pilkada damai ini dihadiri Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron, Danlanal, Kejati Bengkulu, Syahril Yahya dan Kepala Pengadilan Tinggi setempat, serta para pimpinan parpol pengusung kedua pasangan cagub tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pasang Cagub-Cawagub Bengkulu membacakan beberapa butir kesepakatan, di antaranya tidak akan melakukan kampanye berbau SARA, kampanye hitam dan mematuhi berbagai peraturan tentang pelaksanaan pilkada.

Naskah kesepakatan kampanye damai ini ditandatangani oleh kedua pasang calon gubernur-wakil gubernur, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Bengkulu dan anggota Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra mengatakan, pihaknya sebagai penyelenggara pilkada meminta kepada para kedua pasang calon untuk mematuhi sejumlah butir kesepakatan yang tertuang dalam naskah deklarasi pilkada damai.

"Kita minta kepada kedua pasang Cagub-Cawagub Bengkulu untuk mematuhi butir kesepakatan pikada damai, yang sudah dibacakan dan ditandatangani bersama KPU, Bawaslu dan FKPD Provinsi Bengkulu dalam rapat pleno KPU setempat," ujarnya.

Dengan mematuhi kesepatan itu, maka pelaksanaan pilkada 9 Desember di Bengkulu, dapat berjalan lancar, aman dan damai sesuai harapan masyarakat.

"Kita berharap proses tahapan pilkada Bengkulu, dapat berjalan lancar, aman dan damai sampai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil pilkada 9 Desember mendatang," ujarnya.

Seperti diketahui pilkada Gubernur Bengkulu hanya diikuti dua pasang calon, yakni pasangan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah dan Sultan B Najamudin-Mujiono.

Pasangan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah diusung 8 partai politik (parpol), yakni Nasdem, PAN, Gerindra, PKB, PPP, Hanura, PKPI dan Partai Golkar. Sedangkan pasangan Sultan B Najamudin-Mujiono diusung Partai Demokrat dan PDI-P.

Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE