"Runway" Bandara Sadsuitubun Diperpanjang

Bandar Udara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara. ( Foto: Investor Daily/Thresa Sandra Desfika / Thresa Sandra Desfika )
Thresa Sandra Desfika Minggu, 30 Agustus 2015 | 17:47 WIB

Tual - Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Karel Sadsuitubun, Anwar Hamid, mengungkapkan pihaknya sedang melakukan perpanjangan runway sepanjang 250 meter (m) senilai Rp 9 miliar. Runway eksisting mempunyai panjang 2.100 m. Adapula pelebaran apron serta penambahan taxiway sebesar Rp 11 miliar.

"Untuk apron dan taxiway itu satu paket. Perpanjangan runway, pelebaran apron, dan penambahan taxiway dananya dari APBN 2015. Desember 2015 ini ditargetkan semuanya selesai," kata dia di Maluku Tenggara, Minggu (30/8).

Menurutnya, semua pembangunan fasilitas bandara itu bertujuan menarik pesawat-pesawat narrow body, seperti Boeing 737, mendarat di bandara itu. Hingga sekarang, Anwar mengaku sudah ada komunikasi dengan Sriwijaya Air terkait rencana penerbangan pesawat narrow body. "Sriwijaya Air sudah mengambil data-data untuk rencana penerbangan menggunakan Boeing," sebut Anwar.

Bupati Maluku Tenggara, Andreas Rentanubun, menilai penerbangan dengan pesawat berkapasitas lebih besar dibanding ATR-72 guna menarik wisatawan lebih banyak ke wilayahnya. Pasalnya, Kabupaten Maluku Tenggara mempunyai potensi besar atas wisata bahari.

Sumber: Investor Daily
CLOSE