RO Tambunan Meninggal Dunia

RO Tambunan Meninggal Dunia
( Foto: beritasatu.com )
Marsel Rombe / JAS Minggu, 6 September 2015 | 15:47 WIB

Jakarta - Pendiri Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) RO Tambunan yang berani melawan ketidakadilan di zaman rezim Orde Baru , RO Tambunan, telah berpulang. Dia meninggal di Jakarta, Sabtu (5/9) pukul 11.30 WIB dan jenazah disemayamkan di Rumah Duka RS Dharmais.

Politisi PDI Perjuangan, Jacobus Kamarlo Mayongpadang yang melayat jenazah, Sabtu malam kepada Suara Pembaruan di Jakarta, Minggu (6/9) mengaku kehilangan dengan kepergian seorang pemberani RO Tambunan.

Menurutnya, RO Tambunan pernah menggetarkan negeri ini karena keberaniannya mendirikan TPDI lalu menggugat para penguasa, Presiden Soeharto, Panglima ABRI Feisal Tanjung dan lain-lain, hanya karena menuntut kebenaran dan keadilan akibat kesewenang-wenangan penguasa menggagas kongres PDI di Medan.

Menurut situs TokohIndonesia.com, advokat kawakan yang juga makan asam garam dalam pentas politik ini, pernah duduk di kursi DPR dari Golongan Karya. Tapi ia mengalami psikosomatik dan konflik batin yang dahsyat. Maka ketika Megawati Soekarnoputri ditindas dan berani tampil melawan, ia pun bersedia memimpin Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) tanpa pamrih, kendati ia sendiri tidak bersimpati kepada PDIP.

Lalu, Sang Pembela Demokrasi ini mendirikan Partai Pilihan Rakyat (ikut Pemilu 1999). Kemudian, karena persyaratan electoral treshhold dua persen, ia mendeklarasikan Partai Kemerdekaan untuk ikut Pemilu 2004 demi mewujudkan obsesinya membela kepentingan rakyat tanpa determinasi agama, suku dan golongan.

Ia menyatakan Partai Kemerdekaan tidak akan pernah menjual janji. "Yang kami inginkan adalah menjadikan partai ini sebagai partai pembela rakyat," katanya. Artinya, ketika rakyat menderita, kita harus berani membelanya, sehingga partai ini mau terus berada di barisan rakyat dan memperjuangkan apa yang mereka tuntut sekarang ini,” ujarnya.

Ketika tampil sebagai Ketua Tim Pembela Demokrasi yang beranggotakan 1.500 pengacara dan advokat, orang pun berspekulasi. Manuver politik apa gerangan yang akan diperankan RO Tambunan. Banyak pihak mereka-reka, kader Ketua Dewan Pembina Partai Golkar ini bakal come back ke panggung politik dengan menumpang "sampan" Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Tapi, dugaan itu melenceng. Tambunan tidak ikut memperkuat barisan PDI Perjuangan ketika partai ini naik daun. Padahal, dia juga tidak menerima bayaran ketika memimpin Tim Pembela Demokrasi Indonesia, yang ketika itu tampil di depan membela Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004) Megawati Soekarnoputri dan partainya dari tekanan pemerintah Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988) Orde Baru.

Ia malah mendirikan Partai Pilihan Rakyat pada tahun 1999. Kemudian mendeklarasikan Partai Kemerdekaan untuk ikut Pemilu 2004.

Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE