Juru Bicara Presiden: Julian Aldrin Pasha
Juru Bicara Presiden: Julian Aldrin Pasha (sumber: Antara)
Julian menjadi pihak yang memindai (screening) pertanyaan-pertanyaan  yang telah disusun oleh wartawan. Dirinya juga yang memberi pengarahan  kepada wartawan yang pertanyaannya dianggap terlalu "tajam".

Bersilaturahmi dengan wartawan,  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi dengan lengkap oleh para  pembantunya. Bertempat di Istana Negara, acara temu wartawan akan  dilangsungkan pada pukul 20.00 WIB, malam ini.
 
Para menteri, pejabat dari jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II  beserta staf khusus presiden sudah hadir di lingkungan Istana sejak  pukul 19.00. Mereka bersantap malam dengan wartawan di halaman Istana  Negara yang ditutupi dengan tenda putih. Berbagai makanan tersedia untuk  para tamu tanpa membedakan wartawan dan pejabat negara.
 
Tepat pukul 20.00 WIB Yudhoyono akan memulai acara silaturahmi  dengan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh wartawan yang bertugas di  lingkungan Istana Kepresidenan. Sayangnya, tanya jawab ini tidak  dilakukan secara spontanitas. Sejak satu minggu lalu, juru bicara  kepresidenan Julian Aldrin Pasha sudah meminta wartawan untuk  mengumpulkan pertanyaan yang akan diajukan kepada kepala negara.
 
Pertanyaan tidak dibatasi, namun waktu yang terbatas, membuat Julian  yang akan bertindak sebagai moderator berkilah untuk efektifitas waktu,  pertanyaan harus dikelompokkan menjadi beberapa kelompok tema.

"Kami  tidak membatasi dan intervensi terhadap pertanyaan yang teman-teman  ajukan, tapi agar silaturahmi berjalan rapih dan demi efisiensi waktu,  sebaiknya pertanyaanya digabung menjadi beberapa tema," ujarnya.
 
Julian menjadi pihak yang memindai (screening) pertanyaan-pertanyaan  yang telah disusun oleh wartawan. Dirinya juga yang memberi pengarahan  kepada wartawan yang pertanyaannya dianggap terlalu "tajam".

 "Tolong kata-katanya diperhalus lagi," ujarnya mengomentari pertanyaan  mengenai kasus korupsi yang membelit partai Demokrat yang didirikan oleh  Yudhoyono.