Gerakan "Kepoin Pilkada" Ajak Pemilih Lebih Kritis

Gerakan
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie ( Foto: Istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / HA Minggu, 6 Desember 2015 | 22:40 WIB

Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie hadir dalam acara deklarasi Gerakan Nasional #KepoinPilkada di kawasan SCBD, Jakarta.

Grace mengatakan inisiasi gerakan itu adalah demi mengajak masyarakat lebih kritis terhadap calon pemimpinnya di pilkada serentak 9 Desember.

"PSI sendiri bukan peserta Pilkada dan tidak mendukung calon kepala daerah manapun. Gerakan #KepoinPilkada memiliki dua misi. Pertama mengedukasi masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Kedua mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawal pilkada agar bersih dan berkualitas," jelas Grace dalam keterangannya, Minggu (6/12).

Dengan gerakan #KepoinPilkada, maka berbagai komunitas seperti Gerakan Kawal Pilkada, Change.Org, dan Public Virtue Institute, akan melakukan kampanye di media sosial secara serempak untuk mendukung gerakan kritis memilih itu.

Kepo disini berarti bersikap kritis dan cerdas dalam menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang. Memilih pacar saja kita pasti kepo, bagaimana kepribadiannya, siapa keluarganya, apa pekerjaannya, semua hal kita kepoin. Nah sekarang kita akan memilih pemimpin yang akan menentukan nasib masyarakat, masa kita cuek. Justru kadar ke-kepoan kita harus naik 100 persen," jelas Grace.

Tidak kurang 80 tokoh yang berkomitmen untuk mendukung gerakan #KepoinPilkada. Antara lain mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, akademisi Hamdi Muluk, CEO dan Co-Founder NET TV Wishnutama, Ketua PUKAT UGM Zainal Arifin Mukhtar, aktivis ICW Emerson Yuntho, Pemilik Media Goenawan Mohammad, aktor Christian Sugiono, penyiar radio dan entertainer Ronald Surapradja, aktivis lingkungan Riyanni Djangkaru, dan novelis Ayu Utami.

“Ini momentum penting dalam sejarah demokrasi di Indonesia. Jika Pilkada mendatang banyak melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik, maka sebuah langkah besar bagi Indonesia lima tahun yang akan datang,” tegas Grace.

Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE